Phone : 031-71559997, 031-5941439

SMS    : 0819807601 (Jam Kerja)

Email   : cs@sekolahorangtua.com

Messenger :

Join Facebook.com/SekolahOrangtua

Relationship

17
Oct

Lebih daripada IQ, Kesadaran dan Kemampuan Emosional menangani perasaan / emosi akan menentukan Keberhasilan dan Kebahagiaan dalam segala jalur kehidupan…

John Gottman, Ph.D

Belajar mengekspresikan, merasakan, dan melepaskan emosi negatif merupakan kemahiran penting yang dibutuhkan setiap anak untuk belajar.

Cara ini membangkitkan potensi kreatif dalam diri anak dan mempersiapkan dia untuk menghadapi tantangan hidup dengan berhasil…

John Gray, Ph. D

Suatu hari, seorang ibu datang bersama temannya untuk mengkonsultasikan putranya, yang kurang lebih berusia 9 tahun. Dengan raut wajah yang terkesan lelah, sebut saja nama ibu tersebut dengan ibu Dina. Ibu Dina menceritakan permasalahan antara ia dan anaknya.

Bu Dina merasa frustasi dengan sikap anaknya yang sudah berani melawannya. Dan seringkali terkesan mencari cara untuk membuat ibunya ini marah. Bu Dina merasa sudah mencoba berbagai macam cara untuk “mengendalikan” anaknya, sebut saja namanya Andre, tapi semua itu seakan-akan sia-sia. “Bukannya semakin “takut” dengan saya tapi semakin berani dan meningkat sikap melawannya” kata bu Dina.

Category : Artikel | Relationship | Blog
17
Sep

Seminar Semarang:
Rahasia Orangtua Efektif Memotivasi Anak Meraih Prestasi




Klik Gambar Untuk Memperbesar




Orangtua, pernahkah Anda mengalami hal berikut:

  • Anak Anda lebih suka main video game daripada belajar?
  • Anda sering kali harus memaksa dan mengingatkan anak untuk belajar?
  • Anak Anda hanya bisa berkonsentrasi sebentar dalam belajar?
  • Anak Anda susah sekali dinasehati dan diatur?

Sekarang Anda akan segera mengetahui rahasia menangani semua permasalahan ini!

Hari / Tgl : Minggu, 26 September 2010
Waktu : 13.00 – 16.00 WIB
Tempat : International Brand Academy (IBA) Concert Hall (Seberang Rinjani View). Jl. Rinjani 18 Semarang

Pembicara : Daniel Go, SE., MBus., CHt.
(Seorang praktisi di bidang terapi, teknologi pikiran dan parenting yang berpengalaman menangani berbagai kasus klien anak dan dewasa).
Penulis buku “Embryo of Success – Reveal A Success Blueprint from Your Childhood” terbitan Gramedia

Category : Artikel | Relationship | Seminar / Events | Tanya Jawab | Blog
12
Jan

Tahukah Anda negara mana yang kualitas pendidikannya menduduki peringkat pertama di dunia?

Finlandia. Negara dengan ibukota Helsinki (tempat ditandatanganinya perjanjian damai antara RI dengan GAM) ini memang begitu luar biasa. Peringkat 1 dunia ini diperoleh Finlandia berdasarkan hasil survei internasional yang komprehensif pada tahun 2003 oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD). Tes tersebut dikenal dengan nama PISA (Programme for International Student Assesment) mengukur kemampuan siswa di bidang Sains, Membaca, dan juga Matematika.

Finlandia

Finlandia

Hebatnya, Finlandia bukan hanya unggul secara akademis tapi juga menunjukkan unggul dalam pendidikan anak-anak lemah mental.

Category : Artikel | News / Berita | Relationship | Blog
9
May

Bagi yang merayakan, segenap team SekolahOrangtua.com mengucapkan

“Selamat Memperingati Trisuci Waisak 2553 BE/2009″

dan sebagai hadiah dari segenap team SekolahOrangtua.com  terimalah suatu renungan yang kami sadur dari buku “Membuka Pintu Hati” karya Ajahn Brahm.

Seusai upacara sebuah pernikahan ayah mempelai wanita memanggil menantu laki-lakinya yang baru saja diresmikan pernikahannya.

Ia menyeret sang menantu baru ke pojok ruangan dan mengatakan “Kamu mungkin sangat mencintai anak saya, bukan?” dan si pemuda yang sangat bahagia di hari istimewa tersebut langsung menimpali “Hm, tentu Ayah, saya sangat mencintainya”.

Lalu si mertua melanjutkan ,”Dan mungkin kamu berpikir bahwa dialah wanita paling hebat di dunia”.

“Yeaaa, dia begitu sempurna dalam segala hal. Saya telah memutuskan yang terbaik untuk diri saya dan untuk dirinya”, sambung si pemuda yang hatinya sangat berbunga-bunga.

Category : Artikel | Relationship | Blog
5
Feb

Menjadi WIL untuk Suami SendiriWeekend ini saya habiskan berkumpul dengan teman-teman semasa sekolah. Walaupun hanya 5 orang perempuan, namun ramainya seperti ada 30 orang berkumpul… Maklum, selain sudah lama tidak bertemu, kami memang termasuk jajaran perempuan yang paling cerewet di sekolah.

Pertemuan kami diawali dengan keceriaan saling menanyakan kabar dan melepas kangen setelah beberapa lama tidak bertemu, yang dilanjutkan dengan makan bersama dan duduk manis di restoran dengan cerita yang terus berlanjut. Semakin lama, cerita pun semakin masuk ke berbagai hal pribadi menyangkut kehidupan rumah tangga dan relasi pasangan.

Saat itu saya lebih banyak mendengarkan berbagai cerita dari keempat teman saya, hingga seorang teman saya tiba-tiba saja menangis. Dengan ‘baik hati’-nya ketiga teman saya ini menyerahkan Agnes (sebut saja teman saya dengan nama itu) kepada saya untuk dihentikan tangisnya.

Category : Artikel | Relationship | Blog