Phone : 031-71559997, 031-5941439

SMS    : 0819807601 (Jam Kerja)

Email   : cs@sekolahorangtua.com

Messenger :

Join Facebook.com/SekolahOrangtua

Author Archive

25
Nov

Selamat Hari Guru!! Inilah hari dimana kita perlu mengingat kembali peran penting guru dalam kehidupan kita.

Guru adalah sebuah profesi mulia yang sering dianggap sepele padahal memiliki peranan sangat penting dalam memajukan negara kita. Guru adalah satu-satunya profesi yang pasti pernah menyentuh hidup kita semua.

Sejak kecil hingga dewasa, kami yakin Anda memiliki berpuluh-puluh guru yang telah menyentuh hidup Anda, baik secara positif maupun negatif (guru killer maksudnya he.he..). Kami yakin banyak diantara Anda yang masih bisa mengingat beberapa guru yang memiliki kenangan spesial di hati Anda karena telah menyentuh kehidupan Anda menjadi lebih baik.

Untuk menghargai profesi guru, silakan share cerita/kenangan spesial Anda terhadap seorang atau beberapa guru yang Anda merasa sangat berterima-kasih karena telah menyentuh kehidupan Anda menjadi lebih baik. Pengertian guru disini bisa jadi guru sekolah, guru saat kuliah ataupun guru dalam kehidupan Anda setelah masa sekolah. Silakan ceritakan siapa dia, apa kenangan spesial dan mengapa Anda merasa berterima-kasih pada beliau.

Category : News / Berita | Blog
13
Sep

Pada tanggal 3 September 2007 lalu, pihak Sekolah Orangtua di minta oleh Trans TV untuk tampil di acara Good Morning pk 08.30 WIB. Pihak Sekolah Orangtua diwakili oleh Bp Ariesandi Setyono yang merupakan salah satu pendiri Sekolah Orangtua dan Bp Hindra Gunawan yang merupakan salah satu anggota Parents Club di Jakarta yang sudah mempraktekkan pembelajaran materi yang diterima dari Sekolah Orangtua dan Hypnoparenting.

Panjang video : 9 menit 22 detik.


Category : News / Berita | Blog
7
Sep

42_15876738_small.jpgSaya rasa sebagai orangtua, tidak ada yang ingin anaknya saat dewasa nanti hidupnya jadi sengsara, tidak punya uang, banyak hutang atau memiliki kesulitan keuangan. Tetapi anehnya apa yang dilakukan atau yang tidak dilakukan oleh 80% orangtua saat ini, secara tidak sadar mengkondisikan anaknya saat dewasa nanti jadi sengsara, banyak hutang atau kesulitan keuangan lainnya. Tidak percaya ? Baca baik-baik penjelasan di bawah ini karena mungkin inilah yang bisa membuat Anda sadar dan mulai melakukan sesuatu untuk kondisi keuangan anak anda.

Data statistik selama 10 tahun terakhir ini menunjukkan telah terjadi penurunan drastis pada jumlah uang yang ditabung oleh masyarakat. Dan sebaliknya, selama 10 tahun terakhir ini, terjadi peningkatan drastis pada jumlah pengeluaran dan hutang pribadi. Sebenarnya kita tidak perlu tahu tentang data / statistik ini untuk mengetahui telah terjadi perubahan perilaku dari segi kebiasaan pengeluaran dan menabung. Kita cukup mengamati perilaku orangtua atau kakek kita dan bandingkan dengan diri kita. Kebanyakan orang akan setuju bahwa orangtua atau kakek kita menyimpan atau menabung uang lebih banyak dan lebih sedikit pengeluaran. Sedangkan kita yang hidup di jaman teknologi dan serba cepat ini, kok rasanya berkebalikan, menyimpan uang lebih sedikit dan pengeluaran lebih banyak, betul tidak ?

Category : Artikel | Keuangan | Blog
12
Jul

tired_mom.jpgSumber Cerita: Aku Baik-baik Saja - Buku Chicken Soup for the Parent’s Soul

Menjadi ibu adalah pengalaman paling penuh emosi dalam hidup seseorang. Seorang ibu menjadi anggota semacam mafia wanita - Janet Suzman

Rumah berantakan, piring-piring kotor.
Aku terlalu tua untuk ini, umurku tiga puluh lebih !
Mobil tidak bersih, rambutku kusut,
Dan aku sudah membelanjakan uang belanja minggu depan.

Pakaian kotor harus dicuci, anak-anak terlalu jorok,
Dan aku tak pernah punya waktu santai untuk berandai-andai.
Untuk semua pekerjaanku, waktuku tidak pernah cukup,
Pekerjaan tak pernah selesai, selalu ada yang belum beres.

Aku mengaca dan apa yang kulihat?
Seorang wanita asing bertampang kusut, di manakah diriku dulu yang cantik?
Semakin bergegas aku, semakin ketinggalan aku.
Hari ini adalah esok, dan aku belum bisa mengejarnya.

Category : Artikel | Relationship | Blog
10
Jul

momholdinghand.jpgSeperti yang telah saya tulis di artikel sebelumnya Apa Bahasa Cinta Anak Anda ? bahwa banyak sekali permasalahan anak yang terjadi saat ini disebabkan karena kurangnya perasaan dicintai alias tangki cinta anak kosong. Sebab utamanya memang perasaan kurang dicintai ini tetapi symptom atau akibat yang terjadi dari sebab utama ini munculnya bisa berbagai perilaku aneh yang membuat orangtua bingung, seperti : anak tidak mau sekolah, anak tidak percaya diri, anak suka membantah atau melawan orangtua, anak sering berkelahi, anak nakal dan rewel sekali dan lain-lain. Kelihatannya tidak berhubungan bukan ? Padahal sebab utamanya sama yaitu perasaan anak yang kurang dicintai atau tangki cintanya kosong. Oleh sebab itu saya mengajak orangtua yang membaca artikel ini untuk mengenali bahasa cinta anaknya dan mulai belajar mengisi tangki cinta anak anda. Anak yang tangki cintanya penuh adalah anak yang sangat manis dan berespon positif terhadap disiplin yang diajarkan orangtua. Sebelum saya jelaskan satu per satu bahasa cinta, ada beberapa prinsip yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu, yaitu :

Category : Artikel | Parenting | Blog