Phone : 031-71559997, 031-5941439

SMS    : (Jam Kerja)

Email   : cs@sekolahorangtua.com

Messenger :

Join Facebook.com/SekolahOrangtua

Author Archive

7
Aug

Pada artikel sebelumnya, anda telah dijelaskan mengenai bawaan alamiah yang ada dalam diri tiap anak. Sekarang kita akan membahas mengenai hal-hal yang tergolong sebagai bawaan alamiah yang ada dalam diri anak.
Apakah bawaan alamiah itu ? Bawaan alamiah adalah bekal sejak lahir yang dimiliki oleh tiap anak yang terdiri dari  

  1. Genetik. Tahukah anda bahwa genetik (kromosom) yang diturunkan oleh orangtua kita mempengaruhi perilaku sosial yang kita tampilkan ? Begitulah hasil penelitian yang dilakukan oleh seorang pakar biologis Harvard, David Haig. Selama ini, kita mengenal bahwa kromosom menurunkan ciri-ciri fisik dari kedua orangtua kepada anaknya namun penelitian terbaru menemukan bahwa sifat-sifat, karakter dan kebiasaan ternyata juga diturunkan dari orangtua kepada anak mereka melalui gen. Anak kembar yang dipisahkan sejak lahir dan mendapatkan pengasuhan yang berbeda pun masih memiliki ciri perilaku yang sama. Penemuan penurunan sifat, karakter dan kebiasaan sosial ini terjadi disebabkan ilmuwan saat ini telah mampu memetakan gen dalam diri manusia dengan lebih detil lagi.     
Category : Artikel | Parenting | Blog
7
Aug

Anak kelas 6 di sebuah sekolah swasta diwawancarai oleh seorang reporter TV swasta,”Kenapa kita harus punya cita-cita ?”. Si anak menjawab,”Supaya kita punya tujuan hidup.” Begitu jawaban anak itu dengan percaya diri. Singkat namun dalam maknanya.
“Apa cita-cita kamu ?”.
Si anak menjawab,”Menjadi penerbit buku.”
“Penerbit buku apa ? Komik atau buku pelajaran atau yang lain.?”
“Buku pelajaran.”
“Buku pelajaran bidang apa ?”
“Bahasa Indonesia.”

Wawancara ini berlangsung dengan sangat lancar. Anak SD ini dapat menjawabnya tanpa ragu-ragu mengenai tujuan yang ingin ia capai dalam hidupnya. Berapa banyak anak yang telah dididik sejak kecil untuk bisa memahami tujuan hidupnya ?

Category : Artikel | Parenting | Blog
3
Apr

“Ibu, saya minta saran memilih sekolah untuk anak saya. Ada sekolah A yang unggul di abc. Sedangkan sekolah B, unggul di def. Gimana ya bu ? Mestinya saya pilih yang mana ?”

Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang paling sering diajukan oleh para orangtua. Keinginan mereka untuk memberikan yang terbaik untuk putra putri mereka, mendorong mereka untuk menyeleksi sekolah yang akan dimasuki oleh anak-anak.

Biasanya, ada beberapa fokus perhatian yang dijadikan standar sekolah bagus oleh para orangtua dan yang ajaibnya standar ini dari tahun ke tahun berubah mengikuti perkembangan jaman. 15 tahun yang lalu standar yang digunakan adalah sekolah tersebut haruslah sekolah disiplin (bahkan yang paling sering menghukum siswanya), yang banyak memberikan PR, yang sering memberikan ulangan, sekolah yang mampu meluluskan siswa yang mendapatkan nilai EBTANAS tertinggi atau memenangkan lomba-lomba. 5 tahun berlalu, standarnya kembali berubah, sekolah yang memiliki fasilitas lengkap seperti laboratorium komputer, elektro, fisika, biologi dll merupakan sekolah yang dianggap baik. Ditambah lagi sekolah yang menyeimbangkan IQ dan EQ dianggap sekolah yang bonafit. Era sekarang, standar itu berubah kembali, saat ini sekolah yang bilingual, berkurikulum international atau nasional plus yang dianggap bagus. Sebenarnya, syarat apa sih yang sebaiknya dipenuhi untuk mengatakan sebuah sekolah adalah sekolah yang bagus  ?

Category : Artikel | Parenting | Blog
23
Feb

“Kenapa anakku mogok sekolah ?”, tanya sepupu saya.
“Anak kamu yang mana ? Yang gede ?”, jawab saya.
“Bukan yang bungsu. Yang 5 tahun.”, sahut sepupu saya.

Hmmm … mendadak timbul pertanyaan dalam diri saya, “mengapa anak usia 5 tahun sudah enggan sekolah?” Rasanya, saat saya kecil dulu, saya suka sekali sekolah TK. Walau belum waktunya sekolah -karena masih berumur 4 tahun -  saya sudah minta sekolah. Akhirnya, orangtua saya mengalah. Saya didaftarkan di sekolah yang dekat dengan rumah dan diterimalah saya di sekolah itu sebagai anak pupuk bawang !

Memang akhir-akhir ini, sering dijumpai anak prasekolah (belum SD) sudah mengalami peristiwa mogok sekolah. Sewaktu saya masih mengajar di TK-PG, saya juga mengalami hal yang sama dengan murid-murid saya. Kebanyakan mogok sekolah ini terjadi pada hari Senin, setelah libur Sabtu dan  Minggu atau setelah liburan panjang. Ada apa ya ?

Category : Artikel | Parenting | Blog
4
Feb

Motivasi … kata populer dalam mendidik anak-anak – dan juga karyawan. Mulai dari orangtua hingga kepala sekolah, pasti pernah melontarkan kata ajaib ini. “Anak ibu kurang motivasi. Tolong ya dimotivasi di rumah”. Atau “Motivasinya mudah dipengaruhi teman-temannya, jadinya dia sering ikut-ikutan ulah temannya. Tolong diperhatikan ya”. Pernah mendengar himbauan ini ?

Apakah motivasi itu? Menurut kamus Merriam-Webster’s 11th, motivasi adalah sesuatu (seperti kebutuhan atau keinginan) yang menyebabkan seseorang mau bertindak atau bereaksi. Definisi yang baik, bukan ? Karena baiknya, banyak orang yang menggunakannya namun seringkali kelebihan dosis, sehingga menjadi kurang tepat guna.

Ada seorang anak laki-laki yang bernama Brave – lahir di urutan pertama. Pandangan yang beredar di masyarakat menyatakan bahwa seorang anak laki-laki harus mampu tumbuh menjadi anak pemberani dan bisa melindungi adik-adiknya maupun orangtuanya. Namun pada perkembangan anak ini, terjadi penyimpangan. Si anak tumbuh menjadi anak yang takut suasana gelap dan takut suara guntur.

Category : Artikel | Parenting | Blog