Bulan: Januari 2010

  • Negara dengan Kualitas Pendidikan Terbaik di dunia

    Tahukah Anda negara mana yang kualitas pendidikannya menduduki peringkat pertama di dunia?

    Finlandia. Negara dengan ibukota Helsinki (tempat ditandatanganinya perjanjian damai antara RI dengan GAM) ini memang begitu luar biasa. Peringkat 1 dunia ini diperoleh Finlandia berdasarkan hasil survei internasional yang komprehensif pada tahun 2003 oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD). Tes tersebut dikenal dengan nama PISA (Programme for International Student Assesment) mengukur kemampuan siswa di bidang Sains, Membaca, dan juga Matematika.

    Finlandia
    Finlandia

    Hebatnya, Finlandia bukan hanya unggul secara akademis tapi juga menunjukkan unggul dalam pendidikan anak-anak lemah mental.

    Ringkasnya, Finlandia berhasil membuat semua siswanya cerdas. Lantas apa kuncinya sehingga Finlandia menjadi Top No 1 dunia?
    Dalam masalah anggaran pendidikan Finlandia memang sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara di Eropa tapi masih kalah dengan beberapa negara lainnya. Finlandia tidaklah menggenjot siswanya dengan menambah jam-jam belajar, memberi beban PR tambahan, menerapkan disiplin tentara, atau memborbardir siswa dengan berbagai tes. Sebaliknya, siswa di Finlandia mulai sekolah pada usia yang agak lambat dibandingkan dengan negara-negara lain, yaitu pada usia 7 tahun, dan jam sekolah mereka justru lebih sedikit, yaitu hanya 30 jam perminggu. Bandingkan dengan Korea, ranking kedua setelah Finlandia, yang siswanya menghabiskan 50 jam perminggu.

    Apa gerangan kuncinya?

    Ternyata kuncinya terletak pada kualitas guru. Di Finlandia hanya ada guru-guru dengan kualitas terbaik dengan pelatihan terbaik pula. Profesi guru sendiri adalah profesi yang sangat dihargai, meski gaji mereka tidaklah fantastis. Lulusan sekolah menengah terbaik biasanya justru mendaftar untuk dapat masuk di sekolah-sekolah pendidikan, dan hanya 1 dari 7 pelamar yang online casino bisa diterima. Persaingannya lebih ketat daripada masuk ke fakultas hukum atau kedokteran!

    Jika negara-negara lain percaya bahwa ujian dan evaluasi bagi siswa merupakan bagian yang sangat penting bagi kualitas pendidikan, Finlandia justru percaya bahwa ujian dan testing itulah yang menghancurkan tujuan belajar siswa. Terlalu banyak testing membuat kita cenderung mengajarkan kepada siswa untuk semata lolos dari ujian, ungkap seorang guru di Finlandia.

    Pada usia 18 th siswa mengambil ujian untuk mengetahui kualifikasi mereka di perguruan tinggi dan dua pertiga lulusan melanjutkan ke perguruan tinggi.

    Siswa diajar untuk mengevaluasi dirinya sendiri, bahkan sejak Pra-TK!
    Ini membantu siswa belajar bertanggungjawab atas pekerjaan mereka sendiri, kata Sundstrom, kepala sekolah di SD Poikkilaakso, Finlandia.

    42-22243084

    Siswa didorong untuk bekerja secara independen dengan berusaha mencari sendiri informasi yang mereka butuhkan. Suasana sekolah sangat santai dan fleksibel. Adanya terlalu banyak komando hanya akan menghasilkan rasa tertekan, dan mengakibatkan suasana belajar menjadi tidak menyenangkan.

    Kelompok siswa yang lambat mendapat dukungan intensif. Hal ini juga yang membuat Finlandia sukses.

    Berdasarkan penemuan PISA, sekolah-sekolah di Finlandia sangat kecil perbedaan antara siswa yang berprestasi baik dan yang buruk dan merupakan yang terbaik menurut OECD. Remedial tidaklah dianggap sebagai tanda kegagalan tapi sebagai kesempatan untuk memperbaiki. Seorang guru yang bertugas menangani masalah belajar dan prilaku siswa membuat program individual bagi setiap siswa dengan penekanan tujuan-tujuan yang harus dicapai, umpamanya: Pertama, masuk kelas; kemudian datang tepat waktu; berikutnya, bawa buku, dlsb. Kalau mendapat PR siswa bahkan tidak perlu untuk menjawab dengan benar, yang penting mereka berusaha.

    Para guru sangat menghindari kritik terhadap pekerjaan siswa mereka. Menurut mereka, jika kita mengatakan “Kamu salah” pada siswa, maka hal tersebut akan membuat siswa malu. Dan jika mereka malu maka ini akan menghambat mereka dalam belajar. Setiap siswa diperbolehkan melakukan kesalahan. Mereka hanya diminta membandingkan hasil mereka dengan nilai sebelumnya, dan tidak dengan siswa lainnya.

    Setiap siswa diharapkan agar bangga terhadap dirinya masing-masing. Ranking hanya membuat guru memfokuskan diri pada segelintir siswa tertentu yang dianggap terbaik di kelasnya.

  • Apakah Impian Anda ?

    Apakah anda penggemar film Korea The Great of Seondeok yang sedang di tayangkan di salah satu TV swasta ? Ratu Seondeok merupakan satu dari tiga Raja wanita yang pernah memerintah di Korea. Cerita ini sangat menarik bagi saya, terutama pada salah satu adegan yang menceritakan motivasi sang cikal bakal ratu memimpin negerinya. Seorang panglima menanyakan pertanyaan yang memang seharusnya dijawab oleh setiap pemimpin yang ada di dunia ini, “Apakah dengan kemarahan yang ada dalam diri anda, anda dapat memimpin negeri ini ? Apa yang membedakan anda dengan Misil (saingan untuk menjadi raja) ?”

    Mendapatkan pertanyaan tiba-tiba ini dan tidak pernah terpikirkan, sang putri terdiam sesaat sebelum memberikan jawaban yang menurut saya sangat bagus.

    “Aku memiliki impian, Panglima. Inilah yang membedakan aku dengan Misil. Misil tidak memiliki impian menjadi raja sehingga ia tidak akan pernah bisa menjadi raja. Aku akan menyatukan ketiga dinasti dibawah pemerintahanku”.

    Impian. Inilah satu kata yang dapat membuat seseorang termotivasi melakukan sesuatu bukan ? Memiliki impian berarti memiliki harapan. Adanya harapan menyebabkan seseorang merasa memiliki kesempatan untuk melakukan sesuatu.

    Bayangkanlah, jika anda sedang dihadapkan pada sebuah penyakit misterius. Menurut dokter harapan sembuh anda adalah 100 % jika anda bisa dan mau mengikuti saran dokter mengenai gaya hidup. Jika dalam kasus ini, si pasien tersebut adalah saya. Saya akan berusaha untuk mati-matian menjaga gaya hidup saya supaya saya dapat hidup lebih lama dan mencapai kesembuhan. Karena saya masih punya impian yang belum terwujud yaitu melihat anak saya tumbuh berkembang dan mendidiknya bersama pasangan saya, memberikan hadiah spesial untuk orangtua saya ketika usia mereka memasuki 60 tahun, serta belajar lebih banyak lagi mengenai parenting dan membantu orangtua lainnya menjadi orangtua yang lebih baik lagi. Untuk saat ini, itulah impian saya.

    Bagaimana dengan impian anda di tahun spesial ini ?

    Apakah anda sudah merancang impian anda ?

    Jika anda telah menyusunnya, Selamat bagi anda.

    Namun jika anda belum menyusunnya, ingat untuk selalu melibatkan pasangan anda ketika merancangnya. Jangan sampai impian anda berbenturan dengan orang terdekat anda ini. Ingat pula untuk memprioritaskan anak-anak dalam merancang impian anda. Masa depan mereka sangat mempengaruhi masa depan anda lho !

    Berkaitan dengan pengasuhan anak, impian tiap orangtua terhadap anak-anak mereka pastilah tidak jauh dari kebaikan bukan ? Setiap orangtua memiliki impian melihat anaknya sukses dalam kehidupan dewasanya. Ini merupakan impian umum dan wajar dalam diri tiap orangtua. Nah, yang kurang diperhatikan adalah proses mencapai impian tersebut.

    Ada orangtua yang sangat ambisius sehingga merasa bahwa dirinya yang paling mengetahui kebutuhan anaknya dan tahu yang terbaik bagi anak-anak mereka. Dampaknya, mereka kurang mendengarkan kebutuhan anak meraka. Ketika anak mereka menunjukkan perilaku menyimpang sebagai akibat pemberontakan kecil mereka, anak-anak malang tersebut dituduh telah berubah menjadi anak nakal. Padahal, anak-anak menjadi nakal bukan karena bawaan lahir Ved a spille pa spilleautomater pa mobilen vil du ha adgang til underholdning uansett nar du skulle onske det. namun lebih karena bentukan lingkungan.

    Ada orangtua yang merasa bahwa alamlah yang membentuk anak untuk sukses di masa depan. Orangtua jenis ini menyerahkan sepenuhnya kepada anak untuk menentukan apa yang terbaik bagi dirinya. Bagaimana mungkin anak yang sedang bertumbuh sudah mengetahui apa yang terbaik bagi dirinya ? Justru, pilihan untuk memilih apa yang terbaik bagi dirinya merupakan proses pendidikan dan pengenalan diri yang intens.

    So, para orangtua pembelajar, dalam membantu anak-anak anda mencapai impian anda dalam diri mereka dan impian diri mereka sendiri, kita perlu belajar bagaimana menangani proses menuju ke sana. Saya memiliki pengalaman tentang pengasuhan anak yang terkadang membuat saya geli jika mengingatnya.

    Sudah menjadi kebiasaan umum, jika seorang anak lahir di tengah sebuah keluarga, tiap anggota keluarga anda tiba-tiba menjadi berlomba-lomba untuk memberikan saran terbaik mengenai pengasuhan anak bahkan terkadang tidak masuk akal. Misalnya : tiap sudut gelap di kamar anak diberi garam, supaya setan-setannya pergi. Atau telapak kaki anak diberi kunir supaya tidak kemasukan roh. Jangan sering digendong, nanti menjadi kebiasaan. Jadwal penyusuan dibentuk ya, supaya anak tidak seenaknya sendiri minta makan terus.

    Sebagai orangtua baru, saya menjadi kebingungan dengan banyaknya informasi yang datang bertubi-tubi tersebut. saya menjadi takut untuk melakukan sesuatu karena takut salah. Sungguh suatu situasi yang tidak mengenakkan ketika kita menghadapi sesuatu yang baru tapi tidak memiliki pengetahuan tentang itu.

    Untunglah, saya diselamatkan oleh suami saya. Beliau mengatakan bahwa sayalah yang harus memutuskan apa yang terbaik bagi anak kami. Oleh sebab itu, saya perlu banyak belajar mengenai perbayian. Beliau mendukung saya dengan menyediakan beragam alat belajar dan buku-buku mengenai parenting, Sekarang, setahun sejak itu, saya menikmati hasil pembelajaran saya. Penanganan anak menjadi sangat mudah untuk saya.

    Nah, para orangtua pembelajar, yuk kita mulai merencanakan impian kita dan belajar bagaimana proses pencapaiannya. Anda dapat belajar melalui website ini. Kami membangun website ini memang untuk membantu para orangtua untuk dapat menjadi orangtua yang lebih baik lagi. Di sini kami menyediakan beragam cara belajar untuk para orangtua yang supersibuk. Mulai dari program audio, buku, newsletter, seminar hingga kursus online melalui internet yang sangat fleksibel tergantung pada waktu dan gaya anda.

    Untuk permulaan, mari kita berbagi impian dan cara anda mencapainya di forum ini. Bagikan impian anda dan cara yang anda tempuh di kolom bawah ini sehingga dapat menginspirasi orangtua lainnya juga.

    Salam hangat penuh cinta untuk Anda sekeluarga.
    Sandra Mungliandi M Psi., Psikolog.