Phone : 031-71559997, 031-5941439
SMS : 0819807601 (Jam Kerja)
Email : cs@sekolahorangtua.com
Posted by
1. Realistislah terhadap satu sama lain.
Janganlah mencoba untuk mengubah pasangan anda menjadi seseorang yang anda inginkan. Marilah hadapi kenyataan. Janganlah harapkan pasangan anda jadi Pamela Anderson ataupun Brad Pitt! Cintai pasangan apap adanya. Ada sesuatu yang lebih yang dimiliki oleh pasangan anda yang tak dimiliki oleh siapapun di dunia ini!
Bagi pria ini bukanlah suatu hal yang mudah mengingat pria lebih suka diam ketika memecahkan masalah. Namun wanita sungguh berbeda. Janganlah membuat asumsi sendiri mengenai perasaan pasangan anda. Belajarlah untuk mengekspresikan perasaan anda dengan tepat sehingga pasangan anda menjadi makin mudah memahami ketika anda marah, terluka, tersinggung ataupun bahagia. This works with the girls. Jika anda berhenti berkomunikasi dari hati ke hati itulah awal dari sebuah perpisahan.
Carilah sesuatu yang bisa anda lakukan bersama-sama. Anda bisa melakukan olahraga favorit bersama-sama. Ataupun melakukan suatu hobi yang anda berdua sama-sama senang. Nikmati ketika melakukan hal itu. Bisa jadi anda berdua cukup menonton VCD di ruang keluarga! Atau mungkin jalan bergandengan tangan di mall seperti masih pacaran. Berhati-hatilah jika anda lebih suka menghabiskan lebih banyak waktu dengan sahabat anda daripada dengan pasangan anda. Itu sebuah tanda yang kurang baik.
Belajarlah untuk menerima apa yang dilakukan oleh pasangan anda walaupun itu hanyalah separo dari yang anda ingin dia lakukan. Seringkali kita menuntut pasangan kita untuk selalu memencet pasta gigi dari bagian paling bawah. Ketika ia memencetnya dari manapun, “Yang penting kan keluar pasta giginya!” demikian pendapatnya, cobalah untuk memakluminya. Dalam sebuah relasi ada beberapa hal dimana kita harus bisa saling bisa memberi dan menerima.
Bagi anda para pria cobalah membawa pulang bunga kesukaan istri anda. Bisa juga coklat atau makan malam romantis bersama atau apapun yang dia sukai. Bagi anda para wanita manjakan pasangan anda dengan memasakkan makanan favoritnya secara spesial atau berikan kartu Valentine atau sesuatu yang dia inginkan tetapi belum sempat terbeli. Jika anda mengetahui bahasa cinta dominannya maka berikan secara kontinu. Ada 5 bahasa cinta dimana salah satu adalah bahasa cinta dominan kita. Kelimanya adalah sentuhan fisik, kata-kata pendukung, waktu berkualitas, pelayanan, hadiah. Menunjukkan secara kontinu rasa peduli pada orang yang anda cintai adalah suatu hal yang sangat menyenangkan.
Janganlah membuat lelucon tentang rambut atau kulit pasangan anda di depan orang lain atau anak-anak. Meskipun maksudnya murni hanya bercanda tetapi pikiran bawah sadarnya bisa menangkap maksud yang berbeda. Hal ini bisa jadi menggerogoti rasa percaya dirinya. Mencintai adalah menghargai perasaan satu sama lain dan menjadi peka terhadap perasaan pasangan kita.
Berhentilah mengungkit-ungkit masa lalu yang negatif. Tak ada seorang pun yang ingin diingatkan tentang segala sesuatu yang membuatnya merasa malu. Apapun yang sudah terjadi telah selesai!
Setiap dari kita mempunyai rasa ketidaknyamanan pada sebuah permulaan relasi namun jangan biarkan rasa tidak nyaman dan tidak aman tersebut berubah menjadi kecemburuan. Kecemburuan seperti racun yang secara perlahan menyebar ke seluruh sendi-sendi relasi anda. Percayailah pasangan anda. Mencintai adalah memiliki rasa percaya pada pasangan.
Janganlah membuat sebuah janji yang kita rasakan tak mampu untuk dipenuh. Jika dipaksakan maka ini akan mengurangi respek pasangan kita. Menjaga kepercayaan dan saling menghormati adalah bentuk komitmen dari sebuah relasi yang sehat. Jika pasangan kita mulai merasakan bahwa ia tak penting bagi kita maka bersiaplah utnuk kehilangan hatinya.
Jujur itu bukan berarti harus mengatakan bagaimana jelek dan amburadulnya wajah pasangan anda saat ia baru bangun tidur. Maksud dari kejujuran di sini adalah kejujuran untuk mengungkapkan perasaan terdalam kita. Jika merasa marah katakan bahwa kita sedang merasa marah. Jika merasa terlukan katakan bahwa kita merasa terluka. Katakanlah dengan sikap tenang tanpa teriak-teriak. Jika kita tidak bisa jujur pada pasangan kita lalu kepada siapa kita harus jujur? Mencintai adalah tentang menjadi jujur pada diri sendiri dan pasangan
Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya !
Keterbukaan bersama pasangan memang sangat dibutuhkan, masalahnya sekarang kebanyakan istri-istri agak ketat apabila menyangkut keuangan, misalnya keluarga dari pihak suami sedang membutuhkan bantuan kita, susah sekali untuk memberikan pengertian kepada istri, alasannya nanti nggak dikembalikan atau lagi banyak kebutuhan lainnya. Akhirnya secara diam-diam kalau lagi ada dapat penghasilan tambahan, saya simpan tanpa sepengetahuan istri. Ada perasaan bersalah dengan istri dan nggak baik sebenarnya untuk sebuah hubungan suami-istri. Mohon bantuan Bapak untuk memberikan solusinya. Terima kasih atas tanggapan yang disampaikan.
Dear pak tendy,
Solusinya tetap harus menyamakan persepsi dengan pasangan. Pasti ada satu cara yang bisa membuat kita satu persepsi. Disinilah masing2 ditantang untuk bisa saling memahami dan meletakkan egonya.
Jika kita mempunyai rasa bersalah, karena melakukan sesuatu yang kita tahu tidak boleh, ini lebih merusak.
salam hangat dari team sekolahorangtua.com
ariesandi
10 tips ini menjadi sangat berharga bagi saya dan istri, terutama sekali karena saat ini kami tinggal terpisah untuk waktu yang sangat lama disebabkan saya yang sekarang bekerja di luar negeri.
berdasarkan pengalaman saya pribadi, pada saat saya masih bekerja di Indonesia dan setiap hari tinggal di rumah,bertemu dengan istri dan anak2, selalu ada saja kesalah pahaman yang terjadi diantar saya dan istri tentang berbagai hal, tapi uniknya begitu kami tinggal terpisah kesalah pahaman yang selama ini sering terjadi hilang begitu saja, justru sekarang tumbuh rasa pengertian,saling memahami dan saling percaya yang lebih dari sejak kami menikah 5 tahun lalu, baik pada saat kami bertemu maupun saat terpisah jauh, sehingga waktu pertemuan kami yang sedikit dapat jadi lebih berkualitas.
setelah membaca tips ini, saya menyadari bahwa apa yang disampaikan oleh bapak ariesandi adalah benar adanya, karena secara tidak sadar saya telah membuktikannya selama 2 tahun tinggal terpisah dengan keluarga.
saya ucapkan banyak terima kasih atas tips yang bapak berikan, semoga bermanfaat bagi banyak keluarga Indonesia sehingga dapat meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.
setelah me,baca 10 tip’s menjadi pasangan yg lebih baik,mungkin tip’s ini umumnya pasangan muda,atau pasangan yg umurnya tdk berbeda banyak.pertanya saya :apakah tip’s ini juga bisa utk pasangan yg selisih umur mereka sangat jauh berbeda.umpamanya wanita berumur 43th dan pria berumur 30th karena saya merasa mungkin ada tip’s lain utk pasangan seperti ini. terimakasih.
Saya merasakan keromantisan dengan suami makin bertambah sejak saya melahirkan bayi kami yang ke-2…melihat anak-anak kami tdiur bersama kami, rasanya begitu damai dan mengharukan
Entah kenapa, kami sama2 menitikan air mata dan saling berpelukan
Tx pak untuk artikel ini..sangat bermanfaat buat kami sekeluraga
GBU,
Dear Eliz,
Mungkin kalau tambah satu anak lagi jadi tambah bahagia luar biasa ……. hehehehe. salam hangat penuh cinta untuk Anda sekeluarga
pak ariesandi,
bagaimana ya caranya membuat suami yang introvert bisa terbuka dengan perasaannya. dia sangat komunikatif dengan segala macam orang dan topik, banyak teman yang senang ngobrol dengan dia. tapi kalau menyangkut urusan perasaan dan pribadinya, dia sangat tertutup. orang mengira kami pasangan yang baik2 saja. padahal kami (saya) banyak memendam masalah. setiap ada masalah, sulit sekali membuatnya mau berbicara dari hati ke hati dengan tenang. kalau tidak diam seribu bahasa, dia mau bicara tapi dengan nada keras dan menghakimi, yang jelas ngga saya terusin, daripada tambah runyam. akhirnya sering saya lupakan - tapi bawa penyakit. keluarganya memang kurang komunikatif dan kalau berdiskusi dengan nada keras, kebalikan dengan latar belakang kelg saya. saya pernah coba diskusi pakai nada keras, selalu hasilnya justru dia balik marah, cuma 1 kali berhasil. kalau pakai nada halus-hati ke hati, sering cuma nyengir ngga ditanggepi, dikira bcanda kali. dia pernah usul klo mau diskusi serius itu sambil makan2 ato suasana yang santai…, tapi justru kalau sudah ke restoran bawaannya ngajak cepat2 pergi. dia sering bahkan tidak bisa menjelaskan apa keinginannya. kami pernah bisa komunikasi baik justru saat bbrp bulan berjauhan. tapi repot dong klo harus berjauhan begitu. tolong dong pak…
dear bpk ariesandi,
artikel ini sudah sering saya baca, namun terkadang masih ada saja sedikit hambatan. saya tahu gelombang rumah tangga datangnya bertahap.
sekarang ini saya dihadapkan oleh ketidaknyamanan dr adik suami yang tidak bersyukur suka mengadu ke org tuanya ( dlm hal ini mertua). awalnya saya bersikap it’s ok. tapi lm2 saya tidak nyaman. dalam satu sisi ini masalah sensitif mengenai salah satu keluarga.
dear pak ariesandi tolong sarannya apa yang harus saya lakukan. terima kasih.
Tip2 di atas memang bagus skl. Tapi seringkali kita sbg pasangan ‘lupa’ untuk menekan ego kita masing2. Jadinya ya kurang harmonis. Saya akui suami dan sy sama2 keras dan saling sulit untuk mengalah. Itu sebabnya sering kami berselisih dan ujungnya pasti deh streeesss! Mudah2an kita bisa ttp ingat tip2 di atas dan yg penting menjalankannya. Tq, pak Aries.
Sebuah tips yang sangat berguna, mari kita buat setan menangis dengan membangun sebuah rumahtangga yang sakinah, mawardah wa rahmah.Yang pasti niatkan semuanya hanya untuk pengabdian kita kepada Sang Maha Pemilik Hidup, Sang Maha Kasih Sayang Allah SWT.
Yth. Pak Ariesandi
Apa yang disampaikan di atas amatlah benar..semuanya benar, komunikasi amatlah berharga dan penting mengingat pada zaman sekarang dimana suami dan istri sama2 bekerja tentunya kadang2 hanya sebentar berada dirumah atau ketemu dirumah. jadi kalau tidak diimbangi dengan komunikasi maka kesalah pahaman yang seringkali terjadi.
Terima kasih pak Aries masukannya, sangat berharga untuk kami.
Sukses untuk sekolahorangtua.
aduh…bagus banget tipsnya, tapi sayang tips ini kayaknya tidak bisa saya praktekkan bersama pasangan saya, karena kami memang bukan tipe orang yang romantis dan suka berbasa basi, jadi bagaimana ya …untuk mempererat hubungan biar tetap langgeng dan harmonis tanpa harus beromantis ria? ….ada nggak ya….
Hai Pak Dayat,
Ada saja jalan menunju Roma kok pak.
Tips yang ditulis oleh pak Aries tidak semuanya menuntut keromantisan. Jalani saja, yang terpenting adalah kejujuran dalam hubungan dan selalu siap sedia menjadi teman berbagi dan sahabat bagi pasangan kita.
Tips ny ok bngt tp rasa2nya aq sm suamiku slt skali mnerapkan krn kt berdua bkn type yg rmntis, kt lbh bnyk sling diam n kurang kmunikasi. Buat pmbca smua gmn dong cr mngtasinya?
Terimakasih pak tipsny.Masalahny adl sy dan suami smntara bjauhan krn pkerjaan,sy dan anak ‘dititipkan’ di rmh ibu suami yg janda.ktm hny smggu skali,tiap ktm bawaany cpk,jd klo ngomong srius ujg2ny ribut.suami sy tbagi antara sy dan ibuny yg mnuntut phatian jg.cndrg mnuruti kt2 ibuny,dg alasan biar g ribut.sy dan anak stiap hr jd ttekan,krn apa2 hrs nurut mertua,rasany spt ank kcl yg blm dwasa sj.trimakasih u solusi yg dberikan.
Halo ibu Santi,
Kami merasa senang juga jika tips yang ada di artikel dapat membantu ibu dan pasangan.
Semua kembali pada nilai-nilai hidup yang ibu dan suami pegang. Diskusikan bersama dengan pasangan sehingga dapat menemukan solusi yang terbaik untuk hubungan anda berdua serta masa depan anak-anak.
Salam hangat penuh cinta untuk keluarga ibu.
Terima kasih Pak Tips-nya.
Bagus utk diterapkan jk ada kesadaran dr pasangan yg bersangkutan utk slg menghargai, menjaga dan mensyukuri anugrah cinta kasih yg dimiliki.
Tp bgmn dgn seseorang yg terlanjur dikhianati oleh pasangannya?
Yg dikhianati sdh berupaya utk menerima dgn melupakan yg tlh tjd dan ingin ttp membina hub yg lbh baik utk masa dpn, sdg pasangannya bersikap biasa2 saja?
Ayo semangat lagi nge-blog, apalagi jalan jalan pagi udah ketemu konten berharga seperti konten sobat yang ini, sobat… saya undang untuk follow-followan, semoga undangan ini bersambut baik
tips nya bagus ya pak! pengennya sih seperti itu tp susah u saya jalani. sy terpisah sama suami krn sy melanjutkan sekolah. kalo datng paling cuma 2 hari, 2 hari itu kadang dia isi dengan kesibukannya sendiri, perhatian ke saya dan anak2 jarang! kadang sy merasa jenuh pak! dia sering janji2 manis tp lupa u menetepatinya. setiap kami bertemu pasti ada pertengkaran. bgmn solsinya pak?
bgaimana membunuh cemburu
Saya sangat setuju sekali tentang seringnya orang lain (antar teman, antar pasangan) yang melucu dengan tata rambut, pakaian yg tdk serasi bahkan kekurangan fisik akn sangat menggempur pribadi yang di jadikan lelucon (merasa dihina) yg mjdknya tdk prcya diri. Terutama jk ia memang punya kekurangan dlm hal itu mslny ank cacat, perempuan yg brsuara besar dll. Ini dpt mrusak prtmanan, pasangn bhkn hub. antr ortu dgn ank. Namun sprti ini yg jstru sering ditampilkan oleh TV. Sangat jelek dampaknya jk kita tdk suka dgn sikap pasangan, dandan, masakan dll namun tdk diungkapkn langsung tapi justru main sindir saat ngobrol dgn teman sedangkan pasangan ada dan ikut mengobrol.
Thanks artikelnya sangat bermanfaat.Tapi ada satu kunci yg sy n suami sy pakai dan itulah yg menjaga hub kami: kalw menatap pasangan,mengalihkan pandangan k dia, bercakap,tatapannya dalam n spenuh hati n penuh kecintaan serta antusias…silahkan praktekkan!!
Sy sgt setuju dgn tips diatas, tp tolong sy dibantu bgaiamana menghadapi suami yang emosional yang selalu menuduh dalm segala sesuatu tp tidak tanya terlebih dulu dalam menghadapi sesuatu. Mudah marah krn dia dari keluarga yang keras dan broken home. suara tinggi dan marah marah sll? maunya istri hrs taat sll sesuai kemauan dia tanpa diberi kesempatan tuk berpikir. kebenaran hanya di dalam pikirannya, dan sulit di ingatkan bila ia salah, please tolong bgmana caranya memahami dia?
tipsnya sangat baik,namun sulit untuk dipraktekkan. belakangan ini sy sering konflik dgn suami. Suami org yg emosional dan suka mengatur. Apa yg ada dipikirannya itu yg selalu benar dan hrs diikuti,tanpa meminta pendapat saya. Jika sy ksh pendpaat,ujung2nya pasti ribut. jd sy cenderung tdk pernah membahas stiap konflik yg terjadi. Mohon bantuannya,bagaimana mengatasi masalah sy ini.
mantap..keren dari 10 tipsnya .hanya 1 yg terlaksana sehari2
Artikelnya bagus, saya numpang copy paste untuk nambah-nambah di webq.
Thank’s
Aku setuju dengan semua pendapat itu tambahan lg mungkin harus byk-byk berdoa jg, supaya tuhan selalu melindungi perkawinan kt .
tips’ny bagus2,bsa d coba sehari_hari.masalah saya,,sya ibu rumah tangga yang berusia msh sgt muda,yaitu 19 thn,sya sdh mempunyai seorang anak,sya mengurus anak sya sendri tnpa bantuan pengasuh,di samping itu sya jg hrus melaksanakan tugas sya sbgai istri,ngrus suami,pkerjaan rmh tangga,jd sya srg kcapean,d tambah dgn emosi sya yg tinggi,sya jd srg marah2,aplgi kalo anak sya lg rwel dan suami sya ga ngertiin sya,,,,aduhhh,,,,,,,,,jd srg brantem ma suami.bgaimana cara mengatasinya,mohon bantuannya,trmksh.
kapan pertanyaan saya di beri solusi,saya udh nunggu2 jeh,cpetan y,,,,,,,,,,,,,,
Halo ibu Inka,
Mohon maaf atas lamanya respon jawaban kami. Tampaknya, ada problem dengan program kami sehingga email ibu tidak masuk ke email pribadi saya.
Saya bisa memahami beban berat yang ibu rasakan karena kita sama-sama ibu rumah tangga full time. Bedanya, ibu masih bisa bertemu dengan suami hampir setiap hari ya. Kalau saya bisa bertemu dengan suami jika suami tidak pergi ke Yogja karena beliau masih sekolah menyelesaikan disertasinya. Jika sudah pergi paling lama bisa 2 minggu tercepatnya 1 hari.
Jika tidak ada bantuan ketika kita menjalankan tugas rumah tangga + pengasuhan anak memang sangat melelahkan bu. Energi fisik dan psikis kita bisa terkuras habis, ketika malam tiba, rasanya cuman ingin tidur.
Yang ibu bisa lakukan adalah berbicara (bukan berantem) dengan suami. Para lelaki paling tidak suka jika diomeli oleh istrinya (karena ini mengingatkan mereka pada ibu mereka). Coba ceritakan mengenai kesulitan ibu dan kelelahan ibu seperti ibu berbicara kepada sahabat ibu. Kemudian ceritakan juga mengenai harapan dan keinginan ibu.
Cara ini efektif bagi saya sehingga suami mengetahui beban saya dan harapan saya sehingga beliau menjadi lebih tanggap.
Memang biasanya para suami kurang peka terhadap kebutuhan istri bukan karena mereka tidak tahu tapi karena jenis kelamin mereka laki-laki. Lho kok bisa ?.
Lelaki dibiasakan untuk mengerjakan sesuatu berdasarkan yang telah diberitahukan dan kebiasaan yang ada tidak berdasarkan intuisi. Beda dengan kita yang bisa langsung beradaptasi pada setiap kesulitan yang ada, tidak perlu memakai panduan untuk mengerjakan sesuatu.
Ketika ibu bercerita, ibu perlu melakukan dengan detil misalnya “Tolong beri si kecil 1 biskuit. Kalau sudah selesai tolong ajak si kecil jalan-jalan dulu, saya mau menyelesaikan memasak.” Ini juga berhubungan dengan jenis kelamin juga karena untuk urusan rumah tangga dan pengasuhan, kita lebih jago daripada mereka.
Semoga bisa membantu ya bu Inka.
Salam hangat penuh cinta untuk ibu dan si kecil