Phone : 031-71559997, 031-5941439
SMS : (Jam Kerja)
Email : cs@sekolahorangtua.com
Orangtua dalam proses mendidik anak seringkali mengalami perasaan jengkel, marah, frustasi, bingung dan emosi negatif lainnya. Perasaan negatif yang timbul ini bila tidak dinetralkan akan menumpuk di pikiran bawah sadar yang bisa meledak saat terpicu oleh suatu perilaku anak yang tidak diinginkan.
Hal ini makin menimbulkan emosi negatif yang semakin banyak sehingga orangtua semakin merasa tertekan dan emosi semakin tidak terkendali. Orangtua yang seperti ini tidak akan dapat menjalankan tugasnya sebagai orangtua dengan baik dan hanya akan membuat anaknya menderita.
Dengan CD ini kami berharap dapat membantu orangtua mengatasi emosi negatif yang timbul sesegera mungkin sehingga orangtua mampu mendidik anaknya dengan kesadaran penuh dan emosi yang positif agar anaknya mampu menjadi yang terbaik.
Petunjuk : Carilah tempat yang tenang untuk mengarkan CD ini. Sebaiknya menggunakan headphone. JANGAN mendengarkan CD ini saat mengendarai mobil atau motor.
Orangtua, pernahkah Anda mengalami hal berikut ini :
Jika Anda pernah mengalami hal diatas, pelajari baik-baik apa yang disampaikan oleh Bapak Ariesandi di DVD yang diambil dari Seminar SekolahOrangtua ini.
Anda akan belajar mengenai :
1. Realistislah terhadap satu sama lain.
Janganlah mencoba untuk mengubah pasangan anda menjadi seseorang yang anda inginkan. Marilah hadapi kenyataan. Janganlah harapkan pasangan anda jadi Pamela Anderson ataupun Brad Pitt! Cintai pasangan apap adanya. Ada sesuatu yang lebih yang dimiliki oleh pasangan anda yang tak dimiliki oleh siapapun di dunia ini!
Bagi pria ini bukanlah suatu hal yang mudah mengingat pria lebih suka diam ketika memecahkan masalah. Namun wanita sungguh berbeda. Janganlah membuat asumsi sendiri mengenai perasaan pasangan anda. Belajarlah untuk mengekspresikan perasaan anda dengan tepat sehingga pasangan anda menjadi makin mudah memahami ketika anda marah, terluka, tersinggung ataupun bahagia. This works with the girls. Jika anda berhenti berkomunikasi dari hati ke hati itulah awal dari sebuah perpisahan.