<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.1" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Impian dan Teladan Seorang Ayah</title>
	<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/05/impian-dan-teladan-seorang-ayah/</link>
	<description>Pusat Pendidikan Keluarga</description>
	<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 02:02:40 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.1</generator>

	<item>
		<title>By: swandono</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/05/impian-dan-teladan-seorang-ayah/#comment-300</link>
		<author>swandono</author>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2008 14:43:03 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/05/impian-dan-teladan-seorang-ayah/#comment-300</guid>
		<description>Masya Allah.... ini kisah yang luar biasa,
membuat saya mengingat kembali betapa beratnya perjuangan almarhum bapak saya membesarkan ketiga putra-putrinya, dan ini juga menjadi inspirasi bagi saya dalam mendidik kedua putra-putri saya, terlebih lagi kini saya tinggal dan bekerja di luar negeri, jauh dan sangat jarang bertemu mereka.
Cerita ini memberikan inspirasi bagaimana mendidik putra-putri saya tanpa harus cerewet,membentak dan menakut-nakuti mereka namun sebagai ayah saya bisa tetap memberikan pendidikan yang berarti bagi kehidupan dan masa depan mereka dengan contoh nyata perilaku dan tindakan saya yang dapat menjadi teladan bagi mereka.
Dengan cara ini semoga saya dapat lebih memaksimalkan waktu pertemuan saya yang sedkit bersama anak2 dan keluarga.
Terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masya Allah&#8230;. ini kisah yang luar biasa,<br />
membuat saya mengingat kembali betapa beratnya perjuangan almarhum bapak saya membesarkan ketiga putra-putrinya, dan ini juga menjadi inspirasi bagi saya dalam mendidik kedua putra-putri saya, terlebih lagi kini saya tinggal dan bekerja di luar negeri, jauh dan sangat jarang bertemu mereka.<br />
Cerita ini memberikan inspirasi bagaimana mendidik putra-putri saya tanpa harus cerewet,membentak dan menakut-nakuti mereka namun sebagai ayah saya bisa tetap memberikan pendidikan yang berarti bagi kehidupan dan masa depan mereka dengan contoh nyata perilaku dan tindakan saya yang dapat menjadi teladan bagi mereka.<br />
Dengan cara ini semoga saya dapat lebih memaksimalkan waktu pertemuan saya yang sedkit bersama anak2 dan keluarga.<br />
Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andri</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/05/impian-dan-teladan-seorang-ayah/#comment-299</link>
		<author>Andri</author>
		<pubDate>Thu, 03 Jan 2008 08:35:54 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/05/impian-dan-teladan-seorang-ayah/#comment-299</guid>
		<description>Allahu Akbar.....
cerita yang sangat mengagumkan, menyentuh dan membuat saya untuk lebih  menyayangi dan mengajari anak dalam mengarungi bahtera kehidupan...best for our lovely child..
thanks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Allahu Akbar&#8230;..<br />
cerita yang sangat mengagumkan, menyentuh dan membuat saya untuk lebih  menyayangi dan mengajari anak dalam mengarungi bahtera kehidupan&#8230;best for our lovely child..<br />
thanks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nunung</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/05/impian-dan-teladan-seorang-ayah/#comment-298</link>
		<author>Nunung</author>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2007 21:02:40 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/05/impian-dan-teladan-seorang-ayah/#comment-298</guid>
		<description>Allahu Akbar. Artikel ini menjadi renungan berarti akan arti "cinta orangtua" kepada anak. Karena seringkali kita banyak bicara untuk memahamkan sesuatu, tetapi tidak diiringi dengan tindakan nyata. Terimakasih, artikel ini sangat menyentuh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Allahu Akbar. Artikel ini menjadi renungan berarti akan arti &#8220;cinta orangtua&#8221; kepada anak. Karena seringkali kita banyak bicara untuk memahamkan sesuatu, tetapi tidak diiringi dengan tindakan nyata. Terimakasih, artikel ini sangat menyentuh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: WANTO</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/05/impian-dan-teladan-seorang-ayah/#comment-297</link>
		<author>WANTO</author>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2007 03:55:15 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/05/impian-dan-teladan-seorang-ayah/#comment-297</guid>
		<description>Terima kasih untuk renungannya jadi teringat orang tua-ku sendiri, sampai kapanpun kebaikan orang tua tidak akan pernah hilang dari ingatan, sungguh luar biasa dari perjalanan. beliau sangat tekun sekali bekerja sampai sampai dia mempunyai lemari (laci) yang dia buat khusus untuk mengumpulkan uang khusus recehan dari sisa setoran menarik bus dalam kota setiap hari, karena beliau ingin melihatnya anaknya maju tidak seperti bapaknya yg hanya lulusan st (sekolah teknik) setingkat smp dan ibu yang hanya lulusan sd. alhamdulillah beliau bisa menyekolahkan  anak2 nya sampai perguruan tinggi. pelajaran ini akan sangat berguna bagi kita tentang arti hidup dan arti orang tua sebenarnya dalam mendidik anak.
terima kasih tak terbatas utk ayahku dan ibu yang sudah abadi di surga amin. yuk kita menjadi yang terbaik untuk anak-anak kita</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih untuk renungannya jadi teringat orang tua-ku sendiri, sampai kapanpun kebaikan orang tua tidak akan pernah hilang dari ingatan, sungguh luar biasa dari perjalanan. beliau sangat tekun sekali bekerja sampai sampai dia mempunyai lemari (laci) yang dia buat khusus untuk mengumpulkan uang khusus recehan dari sisa setoran menarik bus dalam kota setiap hari, karena beliau ingin melihatnya anaknya maju tidak seperti bapaknya yg hanya lulusan st (sekolah teknik) setingkat smp dan ibu yang hanya lulusan sd. alhamdulillah beliau bisa menyekolahkan  anak2 nya sampai perguruan tinggi. pelajaran ini akan sangat berguna bagi kita tentang arti hidup dan arti orang tua sebenarnya dalam mendidik anak.<br />
terima kasih tak terbatas utk ayahku dan ibu yang sudah abadi di surga amin. yuk kita menjadi yang terbaik untuk anak-anak kita</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: al subekty</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/05/impian-dan-teladan-seorang-ayah/#comment-301</link>
		<author>al subekty</author>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 08:13:50 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/05/impian-dan-teladan-seorang-ayah/#comment-301</guid>
		<description>Terimakasih. Lebih dari sekali saya pernah membaca artikel ini. Tetap saja menyentuh. Menjadi ayah yang baik melalui tindakan nyata nan sederhana. Ini saya peroleh dari teladan Papi saya yang sudah di Abadi di Sorga. Terimakasih. Marilah senantiasa berjuang menjadi sempurna.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih. Lebih dari sekali saya pernah membaca artikel ini. Tetap saja menyentuh. Menjadi ayah yang baik melalui tindakan nyata nan sederhana. Ini saya peroleh dari teladan Papi saya yang sudah di Abadi di Sorga. Terimakasih. Marilah senantiasa berjuang menjadi sempurna.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: widya dewi triyanti</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/05/impian-dan-teladan-seorang-ayah/#comment-295</link>
		<author>widya dewi triyanti</author>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2007 07:11:17 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/05/impian-dan-teladan-seorang-ayah/#comment-295</guid>
		<description>Ya Allah...saya membaca artikel ini dan langsung menangis walaupun tidak terlalu heboh..:).benar2 bisa menjadi inspirasi. Saya jadi teringat akan perjuanagan bapak saya yang berhasil membesarkan keempat anaknya tanpa istri(ibu saya meninggal ketika saya berumur 5 tahun)...semuanya sekarang sudah menikah dan beliau sudah memiliki 7 orang cucu.
mengingat beratnya jalan hidup yang harus dilaluinya(disaat saya SMP,bapak jatuh sakit sampai harus diamputasi kakinya sehingga beliau tidak bisa bekerja). Namun dengan segala keterbatasan yang ada beliau berhasil
What an amazing dad!
Sempoga artikel ini bisa meningkatkan cinta ayah terhadap anaknya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya Allah&#8230;saya membaca artikel ini dan langsung menangis walaupun tidak terlalu heboh..:).benar2 bisa menjadi inspirasi. Saya jadi teringat akan perjuanagan bapak saya yang berhasil membesarkan keempat anaknya tanpa istri(ibu saya meninggal ketika saya berumur 5 tahun)&#8230;semuanya sekarang sudah menikah dan beliau sudah memiliki 7 orang cucu.<br />
mengingat beratnya jalan hidup yang harus dilaluinya(disaat saya SMP,bapak jatuh sakit sampai harus diamputasi kakinya sehingga beliau tidak bisa bekerja). Namun dengan segala keterbatasan yang ada beliau berhasil<br />
What an amazing dad!<br />
Sempoga artikel ini bisa meningkatkan cinta ayah terhadap anaknya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
