<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.1" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Pertanyaan yang paling sering ditanyakan anak ke orangtua</title>
	<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/</link>
	<description>Pusat Pendidikan Keluarga</description>
	<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 01:59:35 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.1</generator>

	<item>
		<title>By: mida</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-289</link>
		<author>mida</author>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2008 09:04:28 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-289</guid>
		<description>gimana caranya memberikan pengertian kepada anak (2th) agar mau makan, soalnya anak saya kalu lapar mintanya susu bukan makan? saya sdh kehabisan akal, terkadang saya jg loose control. gimana jg caranya agar anak bisa menepati janji yang dia ucapkan? padahal seingat saya,kami selalu berusaha menepati janji yang ucapkan untuk dia? toloong masukannya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gimana caranya memberikan pengertian kepada anak (2th) agar mau makan, soalnya anak saya kalu lapar mintanya susu bukan makan? saya sdh kehabisan akal, terkadang saya jg loose control. gimana jg caranya agar anak bisa menepati janji yang dia ucapkan? padahal seingat saya,kami selalu berusaha menepati janji yang ucapkan untuk dia? toloong masukannya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bram</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-288</link>
		<author>bram</author>
		<pubDate>Thu, 22 Nov 2007 19:18:48 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-288</guid>
		<description>Dearest Pak Sukarto,
Masya Allah..saya benar-benar senang sekali bisa nemu site seperti ini.Bisa membuka mata hati saya tentang apa yang sebenarnya saya lakukan pada anak saya selama ini.Mudah-mudahan situs ini bisa terus ada dan memberikan kontribusi yang baik pada sistem pendidikan yang dilakukan pada keluarga muda seperti saya yang masih sering kali menanamkan &#38; menjalankan sistem pendidikan "warisan" dari orang-tua.Salam hangat dari kami sekeluarga, semoga dengan semakin banyaknya orang-tua yang mengerti,akan semakin baik mutu anak-anak penerus pembangunan negeri ini.
Best regards,
Bram&#38;family</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dearest Pak Sukarto,<br />
Masya Allah..saya benar-benar senang sekali bisa nemu site seperti ini.Bisa membuka mata hati saya tentang apa yang sebenarnya saya lakukan pada anak saya selama ini.Mudah-mudahan situs ini bisa terus ada dan memberikan kontribusi yang baik pada sistem pendidikan yang dilakukan pada keluarga muda seperti saya yang masih sering kali menanamkan &amp; menjalankan sistem pendidikan &#8220;warisan&#8221; dari orang-tua.Salam hangat dari kami sekeluarga, semoga dengan semakin banyaknya orang-tua yang mengerti,akan semakin baik mutu anak-anak penerus pembangunan negeri ini.<br />
Best regards,<br />
Bram&amp;family</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: petex</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-287</link>
		<author>petex</author>
		<pubDate>Thu, 22 Nov 2007 10:19:29 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-287</guid>
		<description>bagai mn cara supaya anak biar bisa tidur sore kira2 jam 20.00.
saat ini dia tidur paling malam jam 32.00 s/d 24.00,bangun tidur jam 07 s/d 08 pagi,terkadang tidur siang jam 13.00 s/d jam 16.oo
saya hanya dia tidur teeratur.(umur anak saya 3 tahun 5 bulan)apakah harus pake obat tidur?
makasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagai mn cara supaya anak biar bisa tidur sore kira2 jam 20.00.<br />
saat ini dia tidur paling malam jam 32.00 s/d 24.00,bangun tidur jam 07 s/d 08 pagi,terkadang tidur siang jam 13.00 s/d jam 16.oo<br />
saya hanya dia tidur teeratur.(umur anak saya 3 tahun 5 bulan)apakah harus pake obat tidur?<br />
makasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ira</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-286</link>
		<author>ira</author>
		<pubDate>Thu, 08 Nov 2007 16:07:51 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-286</guid>
		<description>hmmmm banyak sekali pertanyaan anak yang sangat sulit dijawab selain mama sayang ga ya ma aku..
bagaimana menjelaskan 'bgmn adik bayi trbentuk.. yang menurut agama kami man terbuat dari tanah.. koq ktnya dari darah juga dalam perut mama'
'bgmn bentuk Tuhan/ Allah.. apakah punya telinga hidung mulut'
'siapa yang menciptakan Allah.. kenapa' 
dan banyaaak lagi yang lain.. tapi yang paling sulit adalah mengajarkan konsep Allah  
sering kali pertanyaan mereka tidak qt sangka dan kami tidak siap menjawabnya.. bahkan tidak tahu harus menjawab apa.. betapa cerdasnya mereka</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hmmmm banyak sekali pertanyaan anak yang sangat sulit dijawab selain mama sayang ga ya ma aku..<br />
bagaimana menjelaskan &#8216;bgmn adik bayi trbentuk.. yang menurut agama kami man terbuat dari tanah.. koq ktnya dari darah juga dalam perut mama&#8217;<br />
&#8216;bgmn bentuk Tuhan/ Allah.. apakah punya telinga hidung mulut&#8217;<br />
&#8217;siapa yang menciptakan Allah.. kenapa&#8217;<br />
dan banyaaak lagi yang lain.. tapi yang paling sulit adalah mengajarkan konsep Allah<br />
sering kali pertanyaan mereka tidak qt sangka dan kami tidak siap menjawabnya.. bahkan tidak tahu harus menjawab apa.. betapa cerdasnya mereka</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: chandra</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-285</link>
		<author>chandra</author>
		<pubDate>Wed, 19 Sep 2007 04:29:26 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-285</guid>
		<description>Dear Pak Sukarto,
Terima kasih banyak atas penjelasan yang cukup detail yang juga dapat membuka kembali mata &#38; hati saya yang kadang tertutup emosi atas kenakalan kanak2 putri kami, yang bahwsanya tentu saja masih sangat polos dan amat memerlukan bimbingan yang bijak untuk kelak dapat membedakan baik buruknya suatu perbuatan. Atas jawaban Bapak,semoga kami sebagai orang tua akan selalu ingat untuk dapat lebih baik dalam mengontrol diri dan selalu mencoba untuk lebih focus dalam memperhatikan/memberi perhatian dan menyelami hati putri kami, sehingga makna cinta tanpa syarat yang Bapak utarakan benar2 dapat dirasakan oleh putri kami dan harga dirinya walaupun ia masih kecil akan tetap selalu terjaga demi perkembangan mentalnya yang positiv.
Kami semua pasti menunggu artikel2 kelanjutan maupun artikel yang lainnya dari Bapak.

Terima Kasih &#38; Sukses Selalu !
Chandra W</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Pak Sukarto,<br />
Terima kasih banyak atas penjelasan yang cukup detail yang juga dapat membuka kembali mata &amp; hati saya yang kadang tertutup emosi atas kenakalan kanak2 putri kami, yang bahwsanya tentu saja masih sangat polos dan amat memerlukan bimbingan yang bijak untuk kelak dapat membedakan baik buruknya suatu perbuatan. Atas jawaban Bapak,semoga kami sebagai orang tua akan selalu ingat untuk dapat lebih baik dalam mengontrol diri dan selalu mencoba untuk lebih focus dalam memperhatikan/memberi perhatian dan menyelami hati putri kami, sehingga makna cinta tanpa syarat yang Bapak utarakan benar2 dapat dirasakan oleh putri kami dan harga dirinya walaupun ia masih kecil akan tetap selalu terjaga demi perkembangan mentalnya yang positiv.<br />
Kami semua pasti menunggu artikel2 kelanjutan maupun artikel yang lainnya dari Bapak.</p>
<p>Terima Kasih &amp; Sukses Selalu !<br />
Chandra W</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sukarto</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-284</link>
		<author>sukarto</author>
		<pubDate>Tue, 18 Sep 2007 05:16:03 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-284</guid>
		<description>Pak Sofyan,
terima kasih atas komentarnya. Saya mengerti maksud pak Sofyan bahwa anak-anak banyak bertanya ttg sekelilingnya karena masih dalam proses eksplorasi atau memenuhi keingintahuan.

Judul yang saya pilih "Pertanyaan yang paling sering ditanyakan anak ke orangtua" merupakan sebuah kiasan, bukan pertanyaan yang benar-benar diucapkan dari mulut seorang anak. Pertanyaan ini secara konstan muncul di pikiran bawah sadarnya.

Orang dewasa sebenarnya secara konstan di pikiran bawah sadarnya juga selalu membutuhkan penerimaan dari orang lain. Sebagai contoh : saat kita ke pesta atau lingkungan baru dimana banyak orang yang tidak kita kenal, kita cenderung mencari orang yg kita kenal atau bila kita ngobrol dengan orang barupun, kita mencari yang menerima kita dengan hangat. Kita menghindari ngobrol dengan orang yg dingin (tidak menerima kita).

Seorang anak sangat butuh penerimaan dari orangtuanya berupa cinta tanpa syarat. Hal ini akan membantu memiliki harga diri dan percaya diri yang baik.

Semoga penjelasan singkat ini bisa membuat hal ini lebih jelas. 

salam,
Sukarto</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Sofyan,<br />
terima kasih atas komentarnya. Saya mengerti maksud pak Sofyan bahwa anak-anak banyak bertanya ttg sekelilingnya karena masih dalam proses eksplorasi atau memenuhi keingintahuan.</p>
<p>Judul yang saya pilih &#8220;Pertanyaan yang paling sering ditanyakan anak ke orangtua&#8221; merupakan sebuah kiasan, bukan pertanyaan yang benar-benar diucapkan dari mulut seorang anak. Pertanyaan ini secara konstan muncul di pikiran bawah sadarnya.</p>
<p>Orang dewasa sebenarnya secara konstan di pikiran bawah sadarnya juga selalu membutuhkan penerimaan dari orang lain. Sebagai contoh : saat kita ke pesta atau lingkungan baru dimana banyak orang yang tidak kita kenal, kita cenderung mencari orang yg kita kenal atau bila kita ngobrol dengan orang barupun, kita mencari yang menerima kita dengan hangat. Kita menghindari ngobrol dengan orang yg dingin (tidak menerima kita).</p>
<p>Seorang anak sangat butuh penerimaan dari orangtuanya berupa cinta tanpa syarat. Hal ini akan membantu memiliki harga diri dan percaya diri yang baik.</p>
<p>Semoga penjelasan singkat ini bisa membuat hal ini lebih jelas. </p>
<p>salam,<br />
Sukarto</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sukarto</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-283</link>
		<author>sukarto</author>
		<pubDate>Tue, 18 Sep 2007 05:08:01 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-283</guid>
		<description>Pak Chandra,
terima kasih atas komentar dan masukkannya. Saya beri contoh agak ekstrim di bawah agar jelas maksud dari cinta bersyarat.

Hampir semua orangtua yang menegur, menasehati, memarahi atau bahkan memukul anaknya, melakukannya karena perasaan cintanya agar anaknya berubah menjadi lebih baik. 

Hanya saja yang kita perlu perhatikan adalah apa yang ada dalam pikiran si anak. Karena itulah yang paling penting. Apakah si anak saat ditegur atau dimarahi mengerti orangtuanya melakukannya karena sayang dengan dirinya atau anak merasa tidak dicintai atau orangtua hanya senang dengan dia kalau dia melakukan apa yang diminta.

Sering saya menjumpai orangtua yang saat lagi marahin anaknya mengucapkan kata-kata yang membuat anaknya jadi ragu akan ketulusan cinta orangtuanya. Contoh agak ekstrim yang sering terjadi pada orangtua yang frustasi karena anaknya berulang kali dinasehati gak bisa, sehingga orangtua emosi dan terlontar perkataan "kamu ini anak siapa sih ?" atau "Kalau kamu gak mau menurut, tidak mau berubah, papa mama sudah tidak mau ngurusin kamu !" dan bahkan kita pernah mendengar orangtua yang saking kesalnya ngomong "papa mama menyesal punya anak seperti kamu !!" Bayangkan kalau kita jadi anak dan dimarahi seperti itu. 

Anak yang merasa dicintai bersyarat atau tidak tulus oleh orangtuanya, akan tumbuh perasaan tidak aman, tidak diterima dan akhirnya membuat harga dirinya tidak berkembang. Sehingga saat dewasa, seringkali anak mencari cinta atau pengakuan dari orang luar. Anak-anak yang bergabung dalam kelompok gang tertentu, seringkali mendapat penerimaan dari temannya, melebihi dari orangtuanya sehingga mereka jauh lebih menurut pada kata teman daripada kata orangtuanya.

Yang orangtua perlu belajar adalah cara untuk mendisiplinkan anak tanpa merusak harga diri anak. Tetap membuat anak merasa dicintai. Banyak cara untuk hal ini, mungkin saya akan menulis 1-2 artikel tentang hal tersebut.

semoga jawaban ini membantu pak Chandra,

salam,
Sukarto</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Chandra,<br />
terima kasih atas komentar dan masukkannya. Saya beri contoh agak ekstrim di bawah agar jelas maksud dari cinta bersyarat.</p>
<p>Hampir semua orangtua yang menegur, menasehati, memarahi atau bahkan memukul anaknya, melakukannya karena perasaan cintanya agar anaknya berubah menjadi lebih baik. </p>
<p>Hanya saja yang kita perlu perhatikan adalah apa yang ada dalam pikiran si anak. Karena itulah yang paling penting. Apakah si anak saat ditegur atau dimarahi mengerti orangtuanya melakukannya karena sayang dengan dirinya atau anak merasa tidak dicintai atau orangtua hanya senang dengan dia kalau dia melakukan apa yang diminta.</p>
<p>Sering saya menjumpai orangtua yang saat lagi marahin anaknya mengucapkan kata-kata yang membuat anaknya jadi ragu akan ketulusan cinta orangtuanya. Contoh agak ekstrim yang sering terjadi pada orangtua yang frustasi karena anaknya berulang kali dinasehati gak bisa, sehingga orangtua emosi dan terlontar perkataan &#8220;kamu ini anak siapa sih ?&#8221; atau &#8220;Kalau kamu gak mau menurut, tidak mau berubah, papa mama sudah tidak mau ngurusin kamu !&#8221; dan bahkan kita pernah mendengar orangtua yang saking kesalnya ngomong &#8220;papa mama menyesal punya anak seperti kamu !!&#8221; Bayangkan kalau kita jadi anak dan dimarahi seperti itu. </p>
<p>Anak yang merasa dicintai bersyarat atau tidak tulus oleh orangtuanya, akan tumbuh perasaan tidak aman, tidak diterima dan akhirnya membuat harga dirinya tidak berkembang. Sehingga saat dewasa, seringkali anak mencari cinta atau pengakuan dari orang luar. Anak-anak yang bergabung dalam kelompok gang tertentu, seringkali mendapat penerimaan dari temannya, melebihi dari orangtuanya sehingga mereka jauh lebih menurut pada kata teman daripada kata orangtuanya.</p>
<p>Yang orangtua perlu belajar adalah cara untuk mendisiplinkan anak tanpa merusak harga diri anak. Tetap membuat anak merasa dicintai. Banyak cara untuk hal ini, mungkin saya akan menulis 1-2 artikel tentang hal tersebut.</p>
<p>semoga jawaban ini membantu pak Chandra,</p>
<p>salam,<br />
Sukarto</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sofyan rizal</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-282</link>
		<author>sofyan rizal</author>
		<pubDate>Tue, 18 Sep 2007 03:22:02 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-282</guid>
		<description>Artikel juga sangat membingungkan, apa lagi dilihat dari isinya.Padahal menurut yg pernah saya alami sebagai guru TK, byk pertanyaan anak anak seputar yg belum di ketahui, misal nya huruf, benda benda dan gambar.
Ada suatu pertanyaan yg sangat mendalam yaitu : Pak Guru, Tuhan itu siapa? dan tinggal dimana?...
Itulah sekelumit sifat dan tingkah laku anak, yaitu sifat keingintauan/eksplorasi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel juga sangat membingungkan, apa lagi dilihat dari isinya.Padahal menurut yg pernah saya alami sebagai guru TK, byk pertanyaan anak anak seputar yg belum di ketahui, misal nya huruf, benda benda dan gambar.<br />
Ada suatu pertanyaan yg sangat mendalam yaitu : Pak Guru, Tuhan itu siapa? dan tinggal dimana?&#8230;<br />
Itulah sekelumit sifat dan tingkah laku anak, yaitu sifat keingintauan/eksplorasi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: chandra</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-281</link>
		<author>chandra</author>
		<pubDate>Mon, 17 Sep 2007 06:14:14 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-281</guid>
		<description>Dear Pak Sukarto,
Artikel ini sangat menarik, tapi sedikit membingungkan dengan kondisi cinta tanpa syarat tsb.
Jika saya menegur keras putri saya (4th) karena berbuat salah hingga ia menagis, apakah itu juga berarti cinta saya adalah cinta bersyarat? Padahal justru karena cinta saya, maka saya menegurnya kadang dengan keras/sesuai bobot kesalahannya agar ia bisa membedakan salah atau benar.
Terima kasih atas jawaban Bapak.

Salam Sukses Selalu !
Chandra W</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Pak Sukarto,<br />
Artikel ini sangat menarik, tapi sedikit membingungkan dengan kondisi cinta tanpa syarat tsb.<br />
Jika saya menegur keras putri saya (4th) karena berbuat salah hingga ia menagis, apakah itu juga berarti cinta saya adalah cinta bersyarat? Padahal justru karena cinta saya, maka saya menegurnya kadang dengan keras/sesuai bobot kesalahannya agar ia bisa membedakan salah atau benar.<br />
Terima kasih atas jawaban Bapak.</p>
<p>Salam Sukses Selalu !<br />
Chandra W</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
