<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Pertanyaan yang paling sering ditanyakan anak ke orangtua</title>
	<atom:link href="http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/</link>
	<description>Membangun Keluarga Harmonis, Sukses dan Bahagia</description>
	<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 23:43:47 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: tria</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/comment-page-1/#comment-3987</link>
		<dc:creator>tria</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2010 07:16:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.hypnoparenting.com/id/2007/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-3987</guid>
		<description>Terima kasih artikenya Pak. Saat saya membacanya saya sedang menyesal karena baru saja mencubit anak saya yg berusia 2th. Hal tersebut baru pertama saya lakukan, dan semoga tidak pernah saya lakukan lagi. Saya melakukannya karena kuatir dengan kesehatan anak saya, saat ini sedang banyak penyakit, dan anak saya bermain di tempat umum yang kotor dan terdapat hal-hal yang bs menimbulkan penyakit. Saya sudah memperingatkan secara halus sampai dengan suara keras tp anak saya tidak mengindahkan. Akhirnya karena saya emosi terjadilah pencubitan tersebut. Namun sekarang saya menyesal sekali, apapun alasannya saya tidak boleh melakukan kekerasan thd anak saya, dan agar anak saya tidak meniru hal tersebut.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih artikenya Pak. Saat saya membacanya saya sedang menyesal karena baru saja mencubit anak saya yg berusia 2th. Hal tersebut baru pertama saya lakukan, dan semoga tidak pernah saya lakukan lagi. Saya melakukannya karena kuatir dengan kesehatan anak saya, saat ini sedang banyak penyakit, dan anak saya bermain di tempat umum yang kotor dan terdapat hal-hal yang bs menimbulkan penyakit. Saya sudah memperingatkan secara halus sampai dengan suara keras tp anak saya tidak mengindahkan. Akhirnya karena saya emosi terjadilah pencubitan tersebut. Namun sekarang saya menyesal sekali, apapun alasannya saya tidak boleh melakukan kekerasan thd anak saya, dan agar anak saya tidak meniru hal tersebut.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sandra Mungliandi M Psi., Psikolog.</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/comment-page-1/#comment-3136</link>
		<dc:creator>Sandra Mungliandi M Psi., Psikolog.</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 08:14:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.hypnoparenting.com/id/2007/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-3136</guid>
		<description>Halo ibu Ina, 
Inilah saatnya ibu melakukan rekonsiliasi dengan anak remaja ibu. Tanyakan kepadanya hal-hal apa yang membuat dirinya merasa dicintai oleh ibu dan ayah. Tanyakan ini dalam kondisi saling sharing bukan interograsi. terima saja apapun yang dikatakan oleh anak. Mintalah maaf jika selama ini ada perilaku ibu dan ayah yang menyebabkan anak merasa tidak dicintai.  
Ketiadaan motivasi internal dalam diri anak, biasanya lebih disebabkan karena pembiasaan untuk tidak boleh memiliki pemikiran sendiri dan keinginan sendiri, serta banyaknya tuntutan terhadap anak. 
Jika ibu ingin mempelajari teknik memotivasi belajar anak. ibu dapat mempelajari melalui vcd rahasia membuat anak ketagihan belajar yang dapat ibu pesan melalui cs sekolahorangtua. 

Salam hangat untuk ibu sekeluarga</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo ibu Ina,<br />
Inilah saatnya ibu melakukan rekonsiliasi dengan anak remaja ibu. Tanyakan kepadanya hal-hal apa yang membuat dirinya merasa dicintai oleh ibu dan ayah. Tanyakan ini dalam kondisi saling sharing bukan interograsi. terima saja apapun yang dikatakan oleh anak. Mintalah maaf jika selama ini ada perilaku ibu dan ayah yang menyebabkan anak merasa tidak dicintai.<br />
Ketiadaan motivasi internal dalam diri anak, biasanya lebih disebabkan karena pembiasaan untuk tidak boleh memiliki pemikiran sendiri dan keinginan sendiri, serta banyaknya tuntutan terhadap anak.<br />
Jika ibu ingin mempelajari teknik memotivasi belajar anak. ibu dapat mempelajari melalui vcd rahasia membuat anak ketagihan belajar yang dapat ibu pesan melalui cs sekolahorangtua. </p>
<p>Salam hangat untuk ibu sekeluarga</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ina</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/comment-page-1/#comment-3113</link>
		<dc:creator>Ina</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 02:36:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.hypnoparenting.com/id/2007/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-3113</guid>
		<description>Saya sbg orang tua   sangat protective thd anaknya.  Saat ini saya kebingunan  tidak  mau belajar padahal sedang menghadapi ujian nasional kelas III SMP.  Kelihatan sekali anak saya kehilangan motivasi belajar. Padahal saya tidak pernah melakukan /melontarkan kata2 kasar kepada anak ini. Anak sangat introvert dan tidak begitu bisa mandiri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sbg orang tua   sangat protective thd anaknya.  Saat ini saya kebingunan  tidak  mau belajar padahal sedang menghadapi ujian nasional kelas III SMP.  Kelihatan sekali anak saya kehilangan motivasi belajar. Padahal saya tidak pernah melakukan /melontarkan kata2 kasar kepada anak ini. Anak sangat introvert dan tidak begitu bisa mandiri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: lesti junirawati</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/comment-page-1/#comment-3059</link>
		<dc:creator>lesti junirawati</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 05:47:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.hypnoparenting.com/id/2007/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-3059</guid>
		<description>memang betul pak, apabila saya lagi emosi karena ulah anak, saya pernah keceplosan bicara, "Kamu seperti anak tidak pernah dididik saja, atau apa memang mama yang tidak bisa mendidik kamu ?"
tetapi memang kata2 yang sudah terlanjur keluar tidak bisa saya tarik kembali, semenyesal apapun saya, dan saya mungkin juga tidak tahu dalam diamnya, apa yang ada dalam pikiran anak saat saya marah, sebenarnya saya marah kalau anak tidak sopan, dan tidak hormat pada orang tua.....
Thanks artikel2nya memperkaya pengetahuan kami</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memang betul pak, apabila saya lagi emosi karena ulah anak, saya pernah keceplosan bicara, &#8220;Kamu seperti anak tidak pernah dididik saja, atau apa memang mama yang tidak bisa mendidik kamu ?&#8221;<br />
tetapi memang kata2 yang sudah terlanjur keluar tidak bisa saya tarik kembali, semenyesal apapun saya, dan saya mungkin juga tidak tahu dalam diamnya, apa yang ada dalam pikiran anak saat saya marah, sebenarnya saya marah kalau anak tidak sopan, dan tidak hormat pada orang tua&#8230;..<br />
Thanks artikel2nya memperkaya pengetahuan kami</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Martha</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/comment-page-1/#comment-3058</link>
		<dc:creator>Martha</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 15:47:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.hypnoparenting.com/id/2007/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-3058</guid>
		<description>Terima kasih banyak atas tanggapannya, Pak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih banyak atas tanggapannya, Pak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sukarto</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/comment-page-1/#comment-3057</link>
		<dc:creator>Sukarto</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 08:41:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.hypnoparenting.com/id/2007/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-3057</guid>
		<description>@martha: terimakasih atas sharing Anda. Awareness/kesadaran akan sebuah kesalahan adalah suatu awal. Memory sifatnya tidak bisa dihapus. Yang bisa dilakukan adalah mengisi memory anak Anda dgn hal-hal positif sedemikian banyak shg akhirnya yang negatif semakin lama semakin berkurang efeknya.

Ibarat gelas yang berisi air lalu diberi garam dan diaduk menjadi satu, air menjadi asin, kita sudah tidak bisa menghilangkan garamnya saja. Yang bisa dilakukan untuk membuatnya menjadi tawar adalah mengisi air terus menerus (air di sini simbol hal-hal positif) ke dalam gelas shg meluber, dan pada akhirnya rasa asin (pain pada anak) semakin lama semakin berkurang.

Itulah satu-satunya hal yang bisa dilakukan. Tidak ada kata terlambat. Semoga jawaban singkat ini bermanfaat bagi Anda dan keluarga.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@martha: terimakasih atas sharing Anda. Awareness/kesadaran akan sebuah kesalahan adalah suatu awal. Memory sifatnya tidak bisa dihapus. Yang bisa dilakukan adalah mengisi memory anak Anda dgn hal-hal positif sedemikian banyak shg akhirnya yang negatif semakin lama semakin berkurang efeknya.</p>
<p>Ibarat gelas yang berisi air lalu diberi garam dan diaduk menjadi satu, air menjadi asin, kita sudah tidak bisa menghilangkan garamnya saja. Yang bisa dilakukan untuk membuatnya menjadi tawar adalah mengisi air terus menerus (air di sini simbol hal-hal positif) ke dalam gelas shg meluber, dan pada akhirnya rasa asin (pain pada anak) semakin lama semakin berkurang.</p>
<p>Itulah satu-satunya hal yang bisa dilakukan. Tidak ada kata terlambat. Semoga jawaban singkat ini bermanfaat bagi Anda dan keluarga.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Martha</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/comment-page-1/#comment-3056</link>
		<dc:creator>Martha</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 08:25:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.hypnoparenting.com/id/2007/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-3056</guid>
		<description>Pak, setelah membaca artikel ini saya merasa bersalah thd anak saya. Saya pernah mengeluarkan kata2 penolakan thd anak saya saat anak berusia 1,5 thn. Saya bahkan pernah melakukan kekerasan fisik(mendorongnya jika mendekati saya )  saya tidak mau anak saya merengek sambil memegangi kaki saya minta perlindungan jika saya marahi.  Semakin dia minta perlindungan, saya semakin emosi. Kejadian2 tsb sdh berlgs cukup lama ( 2 thn lalu ). Pertanyaan saya, apakah anak masih bisa memaafkan ?? atau masih menyimpan dalam memory nya ? Bgm menghilangkan memory tsb ? Sdgkan saya sejak itu sudah bertobat dan merubah sikap saya, tetapi respon anak masih tetap merasa "tertolak".</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak, setelah membaca artikel ini saya merasa bersalah thd anak saya. Saya pernah mengeluarkan kata2 penolakan thd anak saya saat anak berusia 1,5 thn. Saya bahkan pernah melakukan kekerasan fisik(mendorongnya jika mendekati saya )  saya tidak mau anak saya merengek sambil memegangi kaki saya minta perlindungan jika saya marahi.  Semakin dia minta perlindungan, saya semakin emosi. Kejadian2 tsb sdh berlgs cukup lama ( 2 thn lalu ). Pertanyaan saya, apakah anak masih bisa memaafkan ?? atau masih menyimpan dalam memory nya ? Bgm menghilangkan memory tsb ? Sdgkan saya sejak itu sudah bertobat dan merubah sikap saya, tetapi respon anak masih tetap merasa &#8220;tertolak&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mida</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/comment-page-1/#comment-289</link>
		<dc:creator>mida</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2008 09:04:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.hypnoparenting.com/id/2007/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-289</guid>
		<description>gimana caranya memberikan pengertian kepada anak (2th) agar mau makan, soalnya anak saya kalu lapar mintanya susu bukan makan? saya sdh kehabisan akal, terkadang saya jg loose control. gimana jg caranya agar anak bisa menepati janji yang dia ucapkan? padahal seingat saya,kami selalu berusaha menepati janji yang ucapkan untuk dia? toloong masukannya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gimana caranya memberikan pengertian kepada anak (2th) agar mau makan, soalnya anak saya kalu lapar mintanya susu bukan makan? saya sdh kehabisan akal, terkadang saya jg loose control. gimana jg caranya agar anak bisa menepati janji yang dia ucapkan? padahal seingat saya,kami selalu berusaha menepati janji yang ucapkan untuk dia? toloong masukannya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bram</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/comment-page-1/#comment-288</link>
		<dc:creator>bram</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Nov 2007 19:18:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.hypnoparenting.com/id/2007/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-288</guid>
		<description>Dearest Pak Sukarto,
Masya Allah..saya benar-benar senang sekali bisa nemu site seperti ini.Bisa membuka mata hati saya tentang apa yang sebenarnya saya lakukan pada anak saya selama ini.Mudah-mudahan situs ini bisa terus ada dan memberikan kontribusi yang baik pada sistem pendidikan yang dilakukan pada keluarga muda seperti saya yang masih sering kali menanamkan &amp; menjalankan sistem pendidikan "warisan" dari orang-tua.Salam hangat dari kami sekeluarga, semoga dengan semakin banyaknya orang-tua yang mengerti,akan semakin baik mutu anak-anak penerus pembangunan negeri ini.
Best regards,
Bram&amp;family</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dearest Pak Sukarto,<br />
Masya Allah..saya benar-benar senang sekali bisa nemu site seperti ini.Bisa membuka mata hati saya tentang apa yang sebenarnya saya lakukan pada anak saya selama ini.Mudah-mudahan situs ini bisa terus ada dan memberikan kontribusi yang baik pada sistem pendidikan yang dilakukan pada keluarga muda seperti saya yang masih sering kali menanamkan &amp; menjalankan sistem pendidikan &#8220;warisan&#8221; dari orang-tua.Salam hangat dari kami sekeluarga, semoga dengan semakin banyaknya orang-tua yang mengerti,akan semakin baik mutu anak-anak penerus pembangunan negeri ini.<br />
Best regards,<br />
Bram&amp;family</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: petex</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/07/03/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/comment-page-1/#comment-287</link>
		<dc:creator>petex</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Nov 2007 10:19:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.hypnoparenting.com/id/2007/pertanyaan-yg-paling-sering-ditanyakan-anak-ke-orangtua/#comment-287</guid>
		<description>bagai mn cara supaya anak biar bisa tidur sore kira2 jam 20.00.
saat ini dia tidur paling malam jam 32.00 s/d 24.00,bangun tidur jam 07 s/d 08 pagi,terkadang tidur siang jam 13.00 s/d jam 16.oo
saya hanya dia tidur teeratur.(umur anak saya 3 tahun 5 bulan)apakah harus pake obat tidur?
makasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagai mn cara supaya anak biar bisa tidur sore kira2 jam 20.00.<br />
saat ini dia tidur paling malam jam 32.00 s/d 24.00,bangun tidur jam 07 s/d 08 pagi,terkadang tidur siang jam 13.00 s/d jam 16.oo<br />
saya hanya dia tidur teeratur.(umur anak saya 3 tahun 5 bulan)apakah harus pake obat tidur?<br />
makasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
