<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.1" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Apa arti sesungguhnya FAMILY ?</title>
	<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/</link>
	<description>Pusat Pendidikan Keluarga</description>
	<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 13:20:02 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.1</generator>

	<item>
		<title>By: Sari</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-807</link>
		<author>Sari</author>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 04:32:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-807</guid>
		<description>Yth. Para pengasuh Sekolah Orang Tua

terima kasih atas artikel2 yang dikirim ke amail saya dan dari semua artikel2 yang dikirim ke saya sangat menyentuh hati dan perasaan saya dalam mendidik dan membimbing anak2 saya.

semoga sekolah orang tua tetap jaya 

Terima kasih,
sariani mastun</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yth. Para pengasuh Sekolah Orang Tua</p>
<p>terima kasih atas artikel2 yang dikirim ke amail saya dan dari semua artikel2 yang dikirim ke saya sangat menyentuh hati dan perasaan saya dalam mendidik dan membimbing anak2 saya.</p>
<p>semoga sekolah orang tua tetap jaya </p>
<p>Terima kasih,<br />
sariani mastun</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Najmi</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-760</link>
		<author>Najmi</author>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 01:24:56 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-760</guid>
		<description>Yth. Para pengasuh Sekolah Orang Tua

Banyak artikel Anda telah memberikan inspirasi kepada saya untuk mendidik dan mangasuh anak dengan lebih baik. Terima kasih atas komitmen Anda untuk selalu memberikan wawasan pencerahan kepada seluruh orang tua untuk memperlakukan anak mereka dengan penuh cinta dan sayang. 
Kami mempunyai dua orang anak laki-laki, 9 tahun &#38; 6 tahun, dengan karakteristik yang sangat berbeda. Kebetulan anak I kami ADHD, jadi Bapak bisa bayangkan kehebohan dan kelucuan yang sering ditimbulkan anak saya tsb. Kami berdua bekerja, sehingga praktis saya mempunyai keterbatasan waktu dalam mengasuh anak. 
Saya mempunyai suami yang sangat perhatian kepada keluarga (cenderung posesif) tetapi  temperamental, sehingga anak I kami yang ADHD sering sekali menjadi sasaran kemarahan ayahnya. Sebenarnya saya sudah sering memberikan artikel-artikel Bapak kepada suami saya, khususnya yang cocok dengan permasalahan kami, bahkan saya menempelkan beberapa tips2 praktis &#38; puisi tentang anak di dinding kamar anak, tapi tidak juga mengurangi tabiat suami yang sering marah &#38; kasar kepada anak.  
Bagaimana ya Pak, solusi mengatasinya ? Saya kadang kasihan sekali dengan anak saya yang sering dimarahi dan dimaki ayahnya ? 
Terima kasih sekali atas perhatian dan dedikasi Bapak terhadap anak2.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yth. Para pengasuh Sekolah Orang Tua</p>
<p>Banyak artikel Anda telah memberikan inspirasi kepada saya untuk mendidik dan mangasuh anak dengan lebih baik. Terima kasih atas komitmen Anda untuk selalu memberikan wawasan pencerahan kepada seluruh orang tua untuk memperlakukan anak mereka dengan penuh cinta dan sayang.<br />
Kami mempunyai dua orang anak laki-laki, 9 tahun &amp; 6 tahun, dengan karakteristik yang sangat berbeda. Kebetulan anak I kami ADHD, jadi Bapak bisa bayangkan kehebohan dan kelucuan yang sering ditimbulkan anak saya tsb. Kami berdua bekerja, sehingga praktis saya mempunyai keterbatasan waktu dalam mengasuh anak.<br />
Saya mempunyai suami yang sangat perhatian kepada keluarga (cenderung posesif) tetapi  temperamental, sehingga anak I kami yang ADHD sering sekali menjadi sasaran kemarahan ayahnya. Sebenarnya saya sudah sering memberikan artikel-artikel Bapak kepada suami saya, khususnya yang cocok dengan permasalahan kami, bahkan saya menempelkan beberapa tips2 praktis &amp; puisi tentang anak di dinding kamar anak, tapi tidak juga mengurangi tabiat suami yang sering marah &amp; kasar kepada anak.<br />
Bagaimana ya Pak, solusi mengatasinya ? Saya kadang kasihan sekali dengan anak saya yang sering dimarahi dan dimaki ayahnya ?<br />
Terima kasih sekali atas perhatian dan dedikasi Bapak terhadap anak2.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rosmini</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-660</link>
		<author>Rosmini</author>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2008 03:18:20 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-660</guid>
		<description>Yth, Pak Ariesandi dan Sukarto
Saya sangat tersentuh dengan artikel ini. Memang seringkali kita bersifat lemah lembut dengan seorang yang sama sekali tidak kita kenal dan ironisnya seringkali kita malah berlaku sebaliknya dengan keluarga kita, terutama anak-anak kita. Terima kasih atas pencerahannya. 
Boleh tidak, artikel ini saya copy paste ke blog saya ?
Saya ingin membagikan hal ini kepada banyak orang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yth, Pak Ariesandi dan Sukarto<br />
Saya sangat tersentuh dengan artikel ini. Memang seringkali kita bersifat lemah lembut dengan seorang yang sama sekali tidak kita kenal dan ironisnya seringkali kita malah berlaku sebaliknya dengan keluarga kita, terutama anak-anak kita. Terima kasih atas pencerahannya.<br />
Boleh tidak, artikel ini saya copy paste ke blog saya ?<br />
Saya ingin membagikan hal ini kepada banyak orang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: BADRUS</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-554</link>
		<author>BADRUS</author>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 02:36:50 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-554</guid>
		<description>Terima kasih mas Ariesandi dan Mas Sukarto, semenjak dari awal saya ikut mailist ini dan selalu dapat pencerahan gratis sungguh banyak membantu saya dalam membina keluarga dan membawa perkembangan yang cukup berarti. Semoga tuhan membalas segala kebaikan mas sekalian.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih mas Ariesandi dan Mas Sukarto, semenjak dari awal saya ikut mailist ini dan selalu dapat pencerahan gratis sungguh banyak membantu saya dalam membina keluarga dan membawa perkembangan yang cukup berarti. Semoga tuhan membalas segala kebaikan mas sekalian.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tiroma</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-547</link>
		<author>tiroma</author>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 07:18:19 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-547</guid>
		<description>Salam,   Ariesandi dan Sukarto
Saya sangat terharu, membaca artikel ini, dimana saya sebagai ibu dituntut supaya lebih bersabar lagi menghadapi abak2 kita, karena anak2 kita adalah titipan Tuhan untuk kita kasihi dan kita didik menjadi orang yang baik , mereka anak2 kita adalah milik Tuhan, Artikel ini mengigatkan kita bahwa " Keluarga adalah segalanya bagi kita " GBU.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam,   Ariesandi dan Sukarto<br />
Saya sangat terharu, membaca artikel ini, dimana saya sebagai ibu dituntut supaya lebih bersabar lagi menghadapi abak2 kita, karena anak2 kita adalah titipan Tuhan untuk kita kasihi dan kita didik menjadi orang yang baik , mereka anak2 kita adalah milik Tuhan, Artikel ini mengigatkan kita bahwa &#8221; Keluarga adalah segalanya bagi kita &#8221; GBU.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rospik</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-523</link>
		<author>rospik</author>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 05:32:33 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-523</guid>
		<description>yang saya hormati Bapak Arisandi
terima kasih saya sudah bisa bergabung dengan dengan Bpk saat ini . dan saya telah membaca sebagian rahasia Mendidik Anak dan membesarkan seperti yang sudah dikirimkan ke saya. saat ini say mempunyai 3 orang anak . yang pertama dan kedua laki-laki dan yang ke tiga perempuan. yang pertama kls 6 sd dan akan melanjutkan ke jenjang smp. cuma sy punya rencana untuk menyekolahkan di pesantren yang tentunya jauh dari rumah ( di Jawa ) saat ini saya di Kalimantan. yang ingin saya tanyakan sama Bpk . bagaimana menumbuhkan kepercayaan kepadanya agar kami sebagai orang tua tidak terlalu kawatir . untuk diketahui anak saya tersebut memang berminat kesana dan juga neneknya ada disana tapi dia tdk tinggal dengan Neneknya. satu lagi Pak anak saya yang perempuan saat ini baru berusia 5 tahun , tapi kalau berdandan mau sendiri sampa kami ketawa melihatnya gak mau di bantu sama ibunya. dalam hati kecil saya kawatir Pak. dan setelah baca perihal hypnosis sy jadi ingin belajar lebih dalam lg. mkn bpk bisa merekomendasi buku yang harus dibaca atau bisa memberikan arahan . terima kasih Pak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yang saya hormati Bapak Arisandi<br />
terima kasih saya sudah bisa bergabung dengan dengan Bpk saat ini . dan saya telah membaca sebagian rahasia Mendidik Anak dan membesarkan seperti yang sudah dikirimkan ke saya. saat ini say mempunyai 3 orang anak . yang pertama dan kedua laki-laki dan yang ke tiga perempuan. yang pertama kls 6 sd dan akan melanjutkan ke jenjang smp. cuma sy punya rencana untuk menyekolahkan di pesantren yang tentunya jauh dari rumah ( di Jawa ) saat ini saya di Kalimantan. yang ingin saya tanyakan sama Bpk . bagaimana menumbuhkan kepercayaan kepadanya agar kami sebagai orang tua tidak terlalu kawatir . untuk diketahui anak saya tersebut memang berminat kesana dan juga neneknya ada disana tapi dia tdk tinggal dengan Neneknya. satu lagi Pak anak saya yang perempuan saat ini baru berusia 5 tahun , tapi kalau berdandan mau sendiri sampa kami ketawa melihatnya gak mau di bantu sama ibunya. dalam hati kecil saya kawatir Pak. dan setelah baca perihal hypnosis sy jadi ingin belajar lebih dalam lg. mkn bpk bisa merekomendasi buku yang harus dibaca atau bisa memberikan arahan . terima kasih Pak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kustika</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-512</link>
		<author>Kustika</author>
		<pubDate>Thu, 15 May 2008 03:42:14 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-512</guid>
		<description>Yang terhormat Bapak Ariesandi,
Anak saya berumur 16 (enam belas) bulan,dia cukup komunikatif dalam arti setiap saya kasih nasehat, saya ajak ngomong dia bisa ngerti pokoknya saya dan suami sering mengajak dia ngomong dan dia merespon dengan baik. Dia juga selalu ingat apa yang saya nasehatkan. 
Namun dia agak takut ketika harus kenalan dengan orang baru apalagi yang sudah agak tua, kata teman dia seharusnya sering saya ajak ke tempat-tempat umum karena setiap kami ajak pergi ke tempat pesta teman kantor anakku memeluk erat tubuhku dan tidak mau turun selalu digendongan saya.
Lain halnya jika kami ajak ke supermaket untuk belanja...dia sangat asik kadang digoda pramuniaga' yang merasa gemas anehnya dia tidak takut. Bahkan dia berjalan sendiri kadang main-main dengan barang - barang yang dipajang tak sedikitpun merasa takut.
Untuk mengurangi rasa takutnya setiap kami libur kami jadwalkan untuk jalan-jalan di lingkungan komplek perumahan tempat tinggal kami setiap pagi dan sore, dan setiap ketemu dengan tetangga kami suruh dia untuk berjabat tangan, namun masih tetap saja dia tidak mau.
Tapi dengan orang tertentu dia bersikap biasa tidak takut...mengapa ya....?
Bagaimana caranya supaya anak saya menjadi anak yang pemberani? namun tetap sopan dan hormat pada orang tua? terima kasih atas bantuannya....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang terhormat Bapak Ariesandi,<br />
Anak saya berumur 16 (enam belas) bulan,dia cukup komunikatif dalam arti setiap saya kasih nasehat, saya ajak ngomong dia bisa ngerti pokoknya saya dan suami sering mengajak dia ngomong dan dia merespon dengan baik. Dia juga selalu ingat apa yang saya nasehatkan.<br />
Namun dia agak takut ketika harus kenalan dengan orang baru apalagi yang sudah agak tua, kata teman dia seharusnya sering saya ajak ke tempat-tempat umum karena setiap kami ajak pergi ke tempat pesta teman kantor anakku memeluk erat tubuhku dan tidak mau turun selalu digendongan saya.<br />
Lain halnya jika kami ajak ke supermaket untuk belanja&#8230;dia sangat asik kadang digoda pramuniaga&#8217; yang merasa gemas anehnya dia tidak takut. Bahkan dia berjalan sendiri kadang main-main dengan barang - barang yang dipajang tak sedikitpun merasa takut.<br />
Untuk mengurangi rasa takutnya setiap kami libur kami jadwalkan untuk jalan-jalan di lingkungan komplek perumahan tempat tinggal kami setiap pagi dan sore, dan setiap ketemu dengan tetangga kami suruh dia untuk berjabat tangan, namun masih tetap saja dia tidak mau.<br />
Tapi dengan orang tertentu dia bersikap biasa tidak takut&#8230;mengapa ya&#8230;.?<br />
Bagaimana caranya supaya anak saya menjadi anak yang pemberani? namun tetap sopan dan hormat pada orang tua? terima kasih atas bantuannya&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rida</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-508</link>
		<author>rida</author>
		<pubDate>Fri, 09 May 2008 11:36:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-508</guid>
		<description>salam erat dari saya, moga Allah SWT senantiasa memberkahi orang-orang yang menebarkan ilmu yang bermanfaat.  
banyak sekali tauladan yang saya dapat setelah bergabung disekolah
orang tua, banyak sekali pengalaman dan pengetahuan yang banyak merubah sikap dan perilaku terhadap keluarga terutama kepada ketiga anak perempuan saya. 
Ucapan terimakasih yang tak terhingga kepada semua Bapak/Ibu pengasuh di sekolah orang tua, bagaimana cara mendapatkan buku-bukunya
salam erat
Ridayani</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam erat dari saya, moga Allah SWT senantiasa memberkahi orang-orang yang menebarkan ilmu yang bermanfaat.<br />
banyak sekali tauladan yang saya dapat setelah bergabung disekolah<br />
orang tua, banyak sekali pengalaman dan pengetahuan yang banyak merubah sikap dan perilaku terhadap keluarga terutama kepada ketiga anak perempuan saya.<br />
Ucapan terimakasih yang tak terhingga kepada semua Bapak/Ibu pengasuh di sekolah orang tua, bagaimana cara mendapatkan buku-bukunya<br />
salam erat<br />
Ridayani</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ely</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-491</link>
		<author>ely</author>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 10:11:47 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-491</guid>
		<description>Halo Ibu Irma,
Senang sekali kalau artikel kami bisa memberikan manfaat bagi ibu.
Soal artikel kami di print dan di tempel di papan pengumuman tentu saja
boleh, kami hanya minta tolong di cantumkan website Sekolah Orangtua, agar
teman teman juga bisa menginformasikan ke orang lain untuk berkunjung ke
website kami.

Salam hangat,
Ely Susanti</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo Ibu Irma,<br />
Senang sekali kalau artikel kami bisa memberikan manfaat bagi ibu.<br />
Soal artikel kami di print dan di tempel di papan pengumuman tentu saja<br />
boleh, kami hanya minta tolong di cantumkan website Sekolah Orangtua, agar<br />
teman teman juga bisa menginformasikan ke orang lain untuk berkunjung ke<br />
website kami.</p>
<p>Salam hangat,<br />
Ely Susanti</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: irma</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-489</link>
		<author>irma</author>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 01:25:28 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/06/12/apa-arti-sesungguhnya-family/#comment-489</guid>
		<description>Dear Bpk. Aries &#38; Bpk. Sukarto,

Setiap membaca artikel2 dari SekolahOrangtua, saya selalu merasa "ditegur". Dan membaca artikel ini terus terang saya langsung menitikan air mata...saya langsung teringat putri saya yang paling besar (6,5th). Saya merasa, saya jadi terlalu keras, terutama setelah kelahiran adiknya (laki-laki - 10 bln). Mudah2an Tuhan memberi saya kesabaran yang lebih lagi.
Kebiasaan saya,setiap artikel dari SekolahOrangtua saya print,saya perbesar,lalu saya tempel di papan pengumuman di kantor saya, jadi semua bisa baca. (apakah ini diperbolehkan?)
Terima kasih SekolahOrangtua,saya tunggu artikel2 selanjutnya.
Salam..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Bpk. Aries &amp; Bpk. Sukarto,</p>
<p>Setiap membaca artikel2 dari SekolahOrangtua, saya selalu merasa &#8220;ditegur&#8221;. Dan membaca artikel ini terus terang saya langsung menitikan air mata&#8230;saya langsung teringat putri saya yang paling besar (6,5th). Saya merasa, saya jadi terlalu keras, terutama setelah kelahiran adiknya (laki-laki - 10 bln). Mudah2an Tuhan memberi saya kesabaran yang lebih lagi.<br />
Kebiasaan saya,setiap artikel dari SekolahOrangtua saya print,saya perbesar,lalu saya tempel di papan pengumuman di kantor saya, jadi semua bisa baca. (apakah ini diperbolehkan?)<br />
Terima kasih SekolahOrangtua,saya tunggu artikel2 selanjutnya.<br />
Salam..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
