<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.1" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Anak Kembar Saya Suka Berebut Mainan</title>
	<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/05/06/anak-kembar-saya-suka-berebut-mainan/</link>
	<description>Pusat Pendidikan Keluarga</description>
	<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 09:14:01 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.1</generator>

	<item>
		<title>By: ariesandi</title>
		<link>http://www.sekolahorangtua.com/2007/05/06/anak-kembar-saya-suka-berebut-mainan/#comment-249</link>
		<author>ariesandi</author>
		<pubDate>Tue, 12 Jun 2007 14:34:05 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.sekolahorangtua.com/2007/05/06/anak-kembar-saya-suka-berebut-mainan/#comment-249</guid>
		<description>Itulah sifat anak2 di usia demikian. Yang perlu kita lakukan melatih mereka untuk toleransi. Ini bisa dengan contoh dan kegiatan bersama yang mencerminkan sikap untuk menunggu antrian. Tentunya ini tidak bisa satu dua kali tetapi perlu berulang-ulang.Yang penting ketika itu terjadi lagi anak jangan dimarahi tetapi ditengahi dengan nada bicara yang tenang dan lembut.
Untuk memperkuat bisa lakukan hypnosleep yang detailnya ada di buku "Hypnoparenting" (gramedia).

Salam hangat,
ariesandi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Itulah sifat anak2 di usia demikian. Yang perlu kita lakukan melatih mereka untuk toleransi. Ini bisa dengan contoh dan kegiatan bersama yang mencerminkan sikap untuk menunggu antrian. Tentunya ini tidak bisa satu dua kali tetapi perlu berulang-ulang.Yang penting ketika itu terjadi lagi anak jangan dimarahi tetapi ditengahi dengan nada bicara yang tenang dan lembut.<br />
Untuk memperkuat bisa lakukan hypnosleep yang detailnya ada di buku &#8220;Hypnoparenting&#8221; (gramedia).</p>
<p>Salam hangat,<br />
ariesandi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
